IHSG dan Bursa Utama Asia Berakhir Kompak Menguat

Kamis, 26 Mei 2016 - 16:43 WIB
IHSG dan Bursa Utama...
IHSG dan Bursa Utama Asia Berakhir Kompak Menguat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir menguat, ketika dalam pergerakannya sempat tergelincir ke zona merah. Bursa saham Tanah Air pada ditutup menanjak 11,59 poin atau 0,24% ke level 4.784,56 di tengah kejayaan bursa utama saham Asia.

Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG naik 7,43 poin atau 0,16% ke level 4.780,40 dan pada sesi I sempat melemah 7,54 poin atau 0,16% ke level 4.765,44. Sedangkan pada perdagangan kemarin ditutup menguat 62,19 poin atau 1,32% ke level 4.772,98.

Dilansir Reuters, Kamis (26/5/2016) pasar saham Asia berjuang keras untuk mendapatkan dorongan di tengah kekhawatiran terkait rencana kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) atau Fed rate dan perlambatan ekonomi China untuk membuat investor sedikit berhati-hati. Sementara harga minyak Brent melesat naik melampaui level USD50 per barel untuk pertama kalinya sejak tujuh bulan terakhir.

Ketika harga saham energi melesat, bursa saham China mendapatkan sentimen untuk bertahan pada zona hijau. Namun di seberang selat Korea, indeks Kospi turun 3,45 poin atau 0,18% ke level 1.957,06 sedangkan indeks Australia menanjak naik 15,10 poin ke posisi 5.451,90.

"Kondisi pasar secara keseluruhan tidak buruk. Harga minyak naik yang akan menguntungkan negara penghasil minyak. Tapi beberapa saham Asia bisa merugi oleh kekhawatiran tentang ekonomi Cina," terang Direktur Asosiasi HSBC Shuji Shirota.

"Pasar kembali fokus kepada kebijakan Fed, setelah meningkatkan harapan bahwa mereka kemungkinan bisa menaikkan suku bunga acuan lebih cepat dari yang diharapkan. Hal ini mungkin menjadi tekanan bagi beberapa negara berkembang," tandasnya.

Adapun mayoritas bursa utama Asia tercatat menutup hari ini dengan keuntungan saat Nikkei Jepang bertambah 15,11 poin atau 0,09% ke level 16.772,46 diikuti kenaikan indeks Hang Seng sebesar 0,14% ke posisi 20.397,11. Penguatan juga terjadi pada indeks Shanghai yang naik 0,26% atau 7,36 poin ke level 2.822,44 mengiringi indeks Straits Times di zona hijau.

Sektor saham dalam negeri hari ini berakhir variatif dipimpin kenaikan tertinggi sektor pertambangan sebesar 2,16% diikuti pertanian yang bertambah 1,14%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumen yang turun 0,66%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,23 triliun dengan 3,80 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp273,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,25 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,52 triliun. Tercatat 171 saham menguat, 135 saham melemah dan 108 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) naik Rp100 menjadi Rp3.600, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) bertambah Rp70 menjadi Rp3.410 dan PT BISI International Tbk. (BISI) menguat Rp50 menjadi Rp1.660.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp1.000 menjadi Rp70.000, PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) turun Rp130 menjadi Rp4.800 dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) berkurang Rp100 menjadi Rp39.000.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
15 menit yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
47 menit yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
1 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
1 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved