Rupiah Masih Tepar, IHSG Sesi I Terus Membaik
Senin, 30 Mei 2016 - 12:34 WIB
Rupiah Masih Tepar, IHSG Sesi I Terus Membaik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I masih lemas atau masih betah di kisaran level Rp13.600/USD. Pelemahan rupiah siang ini di tengah semakin menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini masih belum beranjak dari zona merah atau masih melemah di level Rp13.636/USD dengan kisaran harian Rp13.578-Rp13.653/USD. Dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp13.587/USD, posisi rupiah berkurang 49 poin.
Penguatan rupiah juga terlihat menurut data Sindonews bersumber dari Limas yang siang hari ini masih berada di level Rp13.637/USD atau masih memburuk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.564/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di tren negatif yakni Rp13.635/USD dengan kisaran harian Rp13.580-Rp13.645/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan akhir kemarin yang berada di level Rp13.564/USD.
Di sisi lain, menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah melemah pada level Rp13.641/USD. Posisi ini tercatat semakin memburuk dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.575/USD.
Adapun IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 20,47 poin atau 0,43% ke level 4.835,20. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air a menguat 5,31 poin atau 0,11% ke level 4.820,04. Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat 30,17 poin atau 0,63% ke level 4.814,73.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas berada dalam jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan yang naik 1,25%, sedangkan sektor perkebunan menjadi yang paling lemah dengan penurunan 0,18%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2m34 triliun dengan 2,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp266,92 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp560,54 miliar dan aksi beli sebesar Rp827,46 miliar. Tercatat 166 saham menguat, 112 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini masih belum beranjak dari zona merah atau masih melemah di level Rp13.636/USD dengan kisaran harian Rp13.578-Rp13.653/USD. Dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp13.587/USD, posisi rupiah berkurang 49 poin.
Penguatan rupiah juga terlihat menurut data Sindonews bersumber dari Limas yang siang hari ini masih berada di level Rp13.637/USD atau masih memburuk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.564/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di tren negatif yakni Rp13.635/USD dengan kisaran harian Rp13.580-Rp13.645/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan akhir kemarin yang berada di level Rp13.564/USD.
Di sisi lain, menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah melemah pada level Rp13.641/USD. Posisi ini tercatat semakin memburuk dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.575/USD.
Adapun IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 20,47 poin atau 0,43% ke level 4.835,20. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air a menguat 5,31 poin atau 0,11% ke level 4.820,04. Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat 30,17 poin atau 0,63% ke level 4.814,73.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas berada dalam jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan yang naik 1,25%, sedangkan sektor perkebunan menjadi yang paling lemah dengan penurunan 0,18%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2m34 triliun dengan 2,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp266,92 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp560,54 miliar dan aksi beli sebesar Rp827,46 miliar. Tercatat 166 saham menguat, 112 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).
(izz)
Lihat Juga :