Stabilitas Sistem Keuangan RI Kuartal II Diprediksi Terjaga Baik

Senin, 30 Mei 2016 - 21:14 WIB
Stabilitas Sistem Keuangan...
Stabilitas Sistem Keuangan RI Kuartal II Diprediksi Terjaga Baik
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi stabilitas sistem keuangan Indonesia di kuartal II 2016 terjaga dengan baik meskipun beberapa sektor masih menunjukkan kondisi penurunan. Secara umum, BI juga melihat masih ada tekanan terhadap pasar keuangan korporasi dan rumah tangga, namun demikian hal ini tidak berdampak pada stabilitas sistem keuangan.

"Sistem keuangan berada pada kondisi yang stabil seiring dengan permodalan dan likuiditas yang baik dan kondisi keuangan yang stabil. Ketahanan industri perbankan masih bisa serap potensi risiko yang timbul khususnya risiko kredit, pasar dan likuiditas. Industri Keuangan Non Bank (IKNB) masih menunjukkan resiliansi yang baik walaupun dengan risiko yang meningkat," ujar Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo di Jakarta, Senin (30/5/2016).

(Baca Juga: BI Publikasikan Buku Kajian Stabilitas Keuangan)

Dia menambahkan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan (SSK) dan melindungi bank dari perilaku risk taking yang berlebihan, BI juga melakukan surveillance sistem keuangan termasuk pemeriksaan bank yang bersifat tematik maupun kepatuhan (compliance audit) terhadap ketentuan Bank Indonesia.

Selain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan otoritas terkait guna merespon tantangan perekonomian yang berpotensi mengganggu SSK di Indonesia.

"Hal tersebut antara lain dilakukan melalui koordinasi makroprudensial-mikroprudensial antara Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), koordinasi BI dan Pemerintah, koordinasi BI dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) dalam rangka pencegahan dan penanganan krisis, serta keanggotaan dalam berbagai fora internasional," jelas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Sentral Cabut Subsidi...
Bank Sentral Cabut Subsidi Bahan Bakar, Warga Marah Blokir Jalanan Lebanon
Bos Bank Syariah Indonesia...
Bos Bank Syariah Indonesia Ungkap Krisis Pasti Datang
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Bank Central Sebut Lebanon...
Bank Central Sebut Lebanon Saat Ini Bergerak Tanpa ‘Kepala’
Belajar dari Krisis...
Belajar dari Krisis 2008, BI Andalkan Kebijakan Makroprudensial
Sandera Orang di Bank...
Sandera Orang di Bank agar Uangnya Dikembalikan, Pria Ini Dianggap Pahlawan di Lebanon
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
2 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
11 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
24 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved