Citilink Operasikan Pesawat A320 Layani Penerbangan Denpasar-Dili
Rabu, 01 Juni 2016 - 22:01 WIB
Citilink Operasikan Pesawat A320 Layani Penerbangan Denpasar-Dili
A
A
A
JAKARTA - Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink terus meningkatkan kualitas layanannya termasuk dalam rute penerbangan internasional Denpasar-Dili, dengan mengoperasikan pesawat baru jenis Airbus A320-200 menggantikan pesawat sebelumnya. Langkah ini dilakukan guna melanjutkan pertumbuhan positif yang telah dicapai sepanjang 2015.
“Rute penerbangan Denpasar-Dili terus memperlihatkan track record yang positif sejak dioperasikan September 2015. Untuk itu, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada penumpang kami menggunakan pesawat Airbus A320-200 menggantikan Boeing 737-500 yang selama ini dipergunakan untuk penerbangan Citilink pada rute ini,” ujar Direktur Niaga Citilink Hans Nugroho dalam siaran persnya, Rabu (1/6/2016).
Hans menjelaskan bahwa penggantian Boeing 737-500 dengan pesawat Airbus A320 ini dilakukan atas dasar beberapa pertimbangan, di antaranya pesawat yang lebih modern dan memiliki kapasitas tempat duduk yang lebih besar.
Pesawat Airbus A320-200 yang tergolong baru dengan usia kurang dari 2 tahun ini memiliki kapasitas tempat duduk untuk 150 penumpang dengan class premium-economy, sedangkan Boeing 737-500 yang digunakan sebelumnya hanya memiliki kapasitas 96 tempat duduk.
Pesawat Airbus A320-200 sendiri saat ini menjadi armada utama dan digunakan dalam seluruh layanan penerbangan berjadwal Citilink.
Hans mengatakan, kerjasama rute penerbangan internasional Citilink ini bekerjasama dengan Air Timor yang sudah memiliki pangsa pasar sendiri di Timor Leste.
Sejauh ini perkembangan positif sehingga tidak menutup kemungkinan untuk menambah kapasitas dan konektivitasnya dengan kota-kota lain di Indonesia.
“Yang jelas kerja sama ini bagian dari strategi Citilink dan Air Timor untuk melebarkan sayapnya di level domestik dan internasional. Air Timor dapat melanjutkan rute penerbangannya dengan rute-rute penerbangan yang dimiliki Citilink di kota-kota di Indonesia yang diterbangi Citilink,” papar dia.
Sementara itu, President Director Air Timor Abessy Bento mengatakan, antusiasme pasar Dili terhadap adanya penerbangan langsung ke Denpasar cukup besar, hingga pihaknya mengajukan penggantian pesawat menjadi Airbus A320 yang mampu mengangkut jumlah penumpang yang lebih banyak dibanding saat ini.
“Ke depannya kami berharap Air Timor dan Citilink tidak hanya bekerja sama untuk penerbangan dengan rute Denpasar saja, namun juga ke kota-kota besar lainnya di Indonesia sehingga nantinya akan lebih banyak penerbangan langsung dari dan menuju Dili”, tukas dia.
Kerja sama Citilink dan Air Timor berlangsung sejak tanggal 1 September 2015 melalui layanan penerbangan harian berjadwal dengan rute Denpasar-Dili (pp).
Sementara itu, Air Timor merupakan perusahaan penerbangan carter berjadwal yang berbasis di Timor Leste. Saat ini Air Timor melayani dua rute penerbangan yaitu Denpasar-Dili (pp) bekerjasama dengan Citilink, dan Singapura-Dili (pp) bekerjasama dengan Silk Air.
Citilink saat ini memiliki total 43 pesawat, yang terdiri dari 38 unit Airbus A320 dan lima pesawat Boeing 737-500. Citilink telah melayani penerbangan ke 27 kota tujuan dengan frekuensi 240 kali penerbangan dalam sehari.
“Rute penerbangan Denpasar-Dili terus memperlihatkan track record yang positif sejak dioperasikan September 2015. Untuk itu, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada penumpang kami menggunakan pesawat Airbus A320-200 menggantikan Boeing 737-500 yang selama ini dipergunakan untuk penerbangan Citilink pada rute ini,” ujar Direktur Niaga Citilink Hans Nugroho dalam siaran persnya, Rabu (1/6/2016).
Hans menjelaskan bahwa penggantian Boeing 737-500 dengan pesawat Airbus A320 ini dilakukan atas dasar beberapa pertimbangan, di antaranya pesawat yang lebih modern dan memiliki kapasitas tempat duduk yang lebih besar.
Pesawat Airbus A320-200 yang tergolong baru dengan usia kurang dari 2 tahun ini memiliki kapasitas tempat duduk untuk 150 penumpang dengan class premium-economy, sedangkan Boeing 737-500 yang digunakan sebelumnya hanya memiliki kapasitas 96 tempat duduk.
Pesawat Airbus A320-200 sendiri saat ini menjadi armada utama dan digunakan dalam seluruh layanan penerbangan berjadwal Citilink.
Hans mengatakan, kerjasama rute penerbangan internasional Citilink ini bekerjasama dengan Air Timor yang sudah memiliki pangsa pasar sendiri di Timor Leste.
Sejauh ini perkembangan positif sehingga tidak menutup kemungkinan untuk menambah kapasitas dan konektivitasnya dengan kota-kota lain di Indonesia.
“Yang jelas kerja sama ini bagian dari strategi Citilink dan Air Timor untuk melebarkan sayapnya di level domestik dan internasional. Air Timor dapat melanjutkan rute penerbangannya dengan rute-rute penerbangan yang dimiliki Citilink di kota-kota di Indonesia yang diterbangi Citilink,” papar dia.
Sementara itu, President Director Air Timor Abessy Bento mengatakan, antusiasme pasar Dili terhadap adanya penerbangan langsung ke Denpasar cukup besar, hingga pihaknya mengajukan penggantian pesawat menjadi Airbus A320 yang mampu mengangkut jumlah penumpang yang lebih banyak dibanding saat ini.
“Ke depannya kami berharap Air Timor dan Citilink tidak hanya bekerja sama untuk penerbangan dengan rute Denpasar saja, namun juga ke kota-kota besar lainnya di Indonesia sehingga nantinya akan lebih banyak penerbangan langsung dari dan menuju Dili”, tukas dia.
Kerja sama Citilink dan Air Timor berlangsung sejak tanggal 1 September 2015 melalui layanan penerbangan harian berjadwal dengan rute Denpasar-Dili (pp).
Sementara itu, Air Timor merupakan perusahaan penerbangan carter berjadwal yang berbasis di Timor Leste. Saat ini Air Timor melayani dua rute penerbangan yaitu Denpasar-Dili (pp) bekerjasama dengan Citilink, dan Singapura-Dili (pp) bekerjasama dengan Silk Air.
Citilink saat ini memiliki total 43 pesawat, yang terdiri dari 38 unit Airbus A320 dan lima pesawat Boeing 737-500. Citilink telah melayani penerbangan ke 27 kota tujuan dengan frekuensi 240 kali penerbangan dalam sehari.
(dmd)