Setelah 19 Hari Puasa, Rupiah Ditutup Perkasa Terhadap USD

Senin, 06 Juni 2016 - 17:34 WIB
Setelah 19 Hari Puasa,...
Setelah 19 Hari Puasa, Rupiah Ditutup Perkasa Terhadap USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup perkasa pada perdagangan Senin (6/6/2016), dimana nilai tukar mata uang Garuda di pasar spot menguat drastis 1,66% atau 225 poin ke level Rp13.370/USD.

Sebelumnya, awal pekan pagi ini, rupiah menguat tajam sebesar 0,82% atau 112 poin ke Rp13.483/USD pada pukul 09.05 WIB.

Posisi ini merupakan level tertinggi sejak 18 Mei 2016 lalu, dimana saat itu nilai tukar rupiah sempat menyentuh Rp13.380/USD. Namun sejak kabar bakal dirilisnya kenaikan suku bunga The Fed, rupiah selama nyaris 19 hari berpuasa alias berada di zona merah.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah menguat di level Rp13.478/USD. Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah ditutup menguat 95 poin ke angka Rp13.377,50/USD, dimana sebelumnya mata uang Garuda dibuka berada di angka Rp13.472,50/USD.

Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini seiring dengan menguatnya mayoritas mata uang ASEAN setelah imbas edarnya data tenaga kerja AS yang di bawah ekspektasi pada akhir pekan kemarin. Daftar tenaga kerja negaranya Obama Barak yang diumumkan pada Jumat malam hanya sebanyak 38.000 orang, jauh di bawah rata-rata yaitu 200.000 orang, sehingga membuat indeks USD lunglai 1,61%.

Melansir Reuters, mayoritas mata uang ASEAN praktis menguat. Hanya dolar Singapura yang melemah pada perdagangan hari ini sebesar -0,15%. Sementara itu, baht Thailand menguat 0,21%, peso Filipina naik 0,56%, dan ringgit Malaysia melonjak 1,13%.

Sementara kabar, Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang akan membahas sebuah pertemuan di Philadeplhia membuat pasar terus menunggu."Jika dia mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga bulan depan, jika tidak bulan ini, dolar mungkin tidak jatuh lebih jauh, dan dampaknya terhadap pasar saham dapat dibatasi," kata Takuya Takahashi, seorang ahli strategi ekuitas di Daiwa Securities, seperti dikutip Reuters, Senin (6/6/2016).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
21 menit yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
10 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
10 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
11 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
12 jam yang lalu
Infografis
Hari Pertama Puasa Ramadan,...
Hari Pertama Puasa Ramadan, Daging Sapi Dijual Rp140 Ribu per Kg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved