Jokowi Buka Peluang Swasta Danai Proyek Strategis Nasional

Senin, 06 Juni 2016 - 19:12 WIB
Jokowi Buka Peluang...
Jokowi Buka Peluang Swasta Danai Proyek Strategis Nasional
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang bagi swasta bersama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendanai 225 proyek strategis nasional pemerintah. Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan tidak seluruh proyek strategis didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dia menuturkan, Presiden Jokowi telah memberikan penekanan agar skema pendanaan bagi ke-225 proyek tersebut harus segera diputuskan. Saat ini, setidaknya terdapat 139 proyek yang masih dalam tahap perencanaan dan belum diputuskan skema pendanaannya.

"Bagi yang belum, penting agar secara jelas mana yang dibiayai APBN, BUMN atau BUMD, swasta, dan mana yang kerja sama pemerintah-swasta. Itu perlu segera yang belum harus segera dilakukan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/6/2016).

(Baca Juga: Rincian Sebaran 225 Proyek Strategis Nasional Pemerintahan Jokowi)

Selain itu, sambung mantan Gubernur BI ini, Presiden juga meminta agar proyek tersebut dipertajam dan ada upaya untuk lebih membuat prioritas lagi. Hal ini agar tidak terjadi lagi proyek yang mandek.

"Presiden meminta supaya dipertajam, ada upaya membuat prioritas supaya jangan kemudian semua mau didorong tapi kemudian jadi lambat. Lebih baik ada prioritas, tapi kemudian lebih cepat dalam perkembangannya," imbuh dia.

(Baca Juga: Jokowi: 88 Proyek Infrastruktur Prioritas Masuk Tahap Konstruksi)

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menambahkan, Presiden Jokowi juga meminta agar Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Kepala BKPM Franky Sibarani untuk membuat perencanaan bisnis (business plan) secara mendetail dari proyek tersebut. Pasalnya, tidak semua proyek akan dibiayai oleh APBN.

"Tidak semua proyek akan didanai APBN. Apabila ada swasta yang berminat karena bisnis plannya sudah ada. Salah satunya sebagai contoh yang konkret, Patimban itu bisa segera dikerja samakan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Nasional dengan Pembangunan Infrastruktur
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
8 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
9 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
9 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
9 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved