Rupiah Dibuka Terapresiasi ke Rp13.226/USD
Kamis, 09 Juni 2016 - 10:21 WIB
Rupiah Dibuka Terapresiasi ke Rp13.226/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat tipis 0,32% atau 43 poin ke level Rp13.226/USD pada Kamis (9/6/2016).
Sehari sebelumnya, rupiah ditutup melemah sedikit 0,05% atau 6 poin ke level Rp13.278/USD.
Mengutip Yahoo Finance, hari ini mata uang Garuda naik 0,34% atau 44,50 poin ke Rp13.247/USD, dimana pada penutupan kemarin, rupiah berakhir di Rp13.275/USD.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pada Kamis, 9 Juni 2016, dibuka terapresiasi 10 poin atau 0,075% ke angka Rp13.231/USD. Sehari sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp13.241/USD.
Adapun data Sindonews yang bersumber dari Limas, rupiah menguat ke level Rp13.250/USD, berbanding penutupan kemarin di angka Rp13.278/USD.
Penguatan rupiah ini selaras dengan pelemahan dolar terhadap sekeranjang mata uang lainnya, dimana perdagangan indeks dolar di 93,539 pada Kamis pagi waktu Asia, turun lebih dari 95 pada hari Jumat setelah rilis data pekerjaan yang mengecewakan dan laporan di AS yang mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juni.
Melansir CNBC, Kamis (9/6/2016), Direktur Strategi Valuta Asing di BK Asset Management, Kathy Lien, mengatakan kelemahan dolar, penurunan yield treasury dan kenaikan saham membuat berharap terjadinya pengetatan The Fed. “Sebagian pedagang mencari kenaikan suku bunga musim panas dan pergeseran mereka dalam harapan telah membuat dolar di bawah tekanan”.
Sehari sebelumnya, rupiah ditutup melemah sedikit 0,05% atau 6 poin ke level Rp13.278/USD.
Mengutip Yahoo Finance, hari ini mata uang Garuda naik 0,34% atau 44,50 poin ke Rp13.247/USD, dimana pada penutupan kemarin, rupiah berakhir di Rp13.275/USD.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pada Kamis, 9 Juni 2016, dibuka terapresiasi 10 poin atau 0,075% ke angka Rp13.231/USD. Sehari sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp13.241/USD.
Adapun data Sindonews yang bersumber dari Limas, rupiah menguat ke level Rp13.250/USD, berbanding penutupan kemarin di angka Rp13.278/USD.
Penguatan rupiah ini selaras dengan pelemahan dolar terhadap sekeranjang mata uang lainnya, dimana perdagangan indeks dolar di 93,539 pada Kamis pagi waktu Asia, turun lebih dari 95 pada hari Jumat setelah rilis data pekerjaan yang mengecewakan dan laporan di AS yang mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juni.
Melansir CNBC, Kamis (9/6/2016), Direktur Strategi Valuta Asing di BK Asset Management, Kathy Lien, mengatakan kelemahan dolar, penurunan yield treasury dan kenaikan saham membuat berharap terjadinya pengetatan The Fed. “Sebagian pedagang mencari kenaikan suku bunga musim panas dan pergeseran mereka dalam harapan telah membuat dolar di bawah tekanan”.
(ven)