Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Mundur, Ini Alasan AP II
Kamis, 09 Juni 2016 - 19:53 WIB
Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Mundur, Ini Alasan AP II
A
A
A
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) menerangkan alasan kenapa perseroan menunda pengoperasian Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta yang awalnya direncanakan pada 15 Juni 2016, namun mundur menjadi 20 Juni 2016. Presiden Direktur AP II Budi Karya Sumadi menuturkan, mundurnya waktu pengoperasian terminal baru itu lantaran hingga saat ini izin operasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum turun.
(Baca Juga: Terminal 3 Ultimate Layani Penerbangan Perdana 15 Juni)
Oleh karena itu, dia menerangkan perseroan memilih untuk menunda sampai izin operasi didapatkan. "Kami mendahulukan commissioning dari Pemda, dan proses klarifikasi yang dilakukan oleh Kemenhub serta dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," ujar dia di Jakarta, Senin (9/6/2016).
Lanjut dia menerangkan jika pada 15 Juni 2016 izin operasi dan commissioning telah diperoleh perseroan, maka sambil menunggu waktu pengoperasian pada 20 Juni 2016 perseroan akan memanfaatkannya untuk sosialisasi kepada penumpang. Perseroan akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub untuk melaksanakan commissioning final dengan Garuda Indonesia.?
"Sabtu nanti (11/6) ada commissioning dari Garuda Indonesia, saat ini Kemenhub sudah lakukan koordinasi. Sebagai entitas yang bertanggung jawab kami akan melakukan suatu persiapan sebaik-baik mungkin karena pada saat beroperasi kita ingin semua itu berjalan baik," tandasnya.
Sebagai informasi, Terminal 3 Ultimate yang memiliki luas 422.804 meter persegi menelan biaya investasi hingga Rp7 triliun. Terminal baru di Bandara Soekarno-Hatta ini akan menjadi basis operasi Garuda Indonesia dan seluruh maskapai penerbangan internasional.
(Baca Juga: Terminal 3 Ultimate Layani Penerbangan Perdana 15 Juni)
Oleh karena itu, dia menerangkan perseroan memilih untuk menunda sampai izin operasi didapatkan. "Kami mendahulukan commissioning dari Pemda, dan proses klarifikasi yang dilakukan oleh Kemenhub serta dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," ujar dia di Jakarta, Senin (9/6/2016).
Lanjut dia menerangkan jika pada 15 Juni 2016 izin operasi dan commissioning telah diperoleh perseroan, maka sambil menunggu waktu pengoperasian pada 20 Juni 2016 perseroan akan memanfaatkannya untuk sosialisasi kepada penumpang. Perseroan akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub untuk melaksanakan commissioning final dengan Garuda Indonesia.?
"Sabtu nanti (11/6) ada commissioning dari Garuda Indonesia, saat ini Kemenhub sudah lakukan koordinasi. Sebagai entitas yang bertanggung jawab kami akan melakukan suatu persiapan sebaik-baik mungkin karena pada saat beroperasi kita ingin semua itu berjalan baik," tandasnya.
Sebagai informasi, Terminal 3 Ultimate yang memiliki luas 422.804 meter persegi menelan biaya investasi hingga Rp7 triliun. Terminal baru di Bandara Soekarno-Hatta ini akan menjadi basis operasi Garuda Indonesia dan seluruh maskapai penerbangan internasional.
(akr)
Lihat Juga :