Penjualan Eceran Pada Juli di Prediksi Meningkat

Selasa, 14 Juni 2016 - 02:18 WIB
Penjualan Eceran Pada...
Penjualan Eceran Pada Juli di Prediksi Meningkat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi penjualan eceran pada bulan Juli meningkat seiring dengan naiknya permintaan masyarakat. Optimisme tersebut antara lain didorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat seiring dengan perayaan hari raya Idul Fitri dan musim libur sekolah.

"Sementara penjualan eceran pada Oktober 2016 diperkirakan mengalami perlambatan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara di Jakarta, Senin (13/6/2016).

Bukan hanya penjualan eceran lanjut Tirta, tekanan kenaikan harga pada Juli 2016 juga diprediksi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan survei BI, indikasi ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) sebesar 148 lebih tinggi dari 139,7 pada bulan sebelumnya.

Menurut Tirta, meningkatnya tekanan kenaikan harga di Juli seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan hari raya Idul Fitri dan musim liburan. Sedangkan kenaikan harga di Oktober 2016 diperkirakan melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Sisi lain, BI juga mencatat penjualan eceran pada April 2016 tumbuh melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2016 sebesar 196,6 atau tumbuh 10,4%. Pertumbuhan angka ini lebih rendah dibandingkan dengan penjualan eceran pada Maret 2016 dari 11,1%.

"Perlambatan penjualan riil terjadi pada beberapa kelompok barang dengan penurunan pertumbuhan terbesar terjadi pada beberapa barang lainnya yang disebabkan oleh penurunan penjualan produk sandang," jelas Tirta.

Dia melanjutkan, perlambatan pertumbuhan penjualan eceran pada April juga terjadi pada penjualan kelompok makanan. Sementara pertumbuhan penjualan non makanan secara keseluruhan meningkat. Peningkatan pertumbuhan penjualan non makanan terutama terjadi pada kelompok barang budaya dan rekreasi, didorong oleh peningkatan penjualan produk mainan anak dan olah raga.

"Selain itu, kelompok suku cadang dan aksesoris juga mengalami peningkatan pertumbuhan pada April 2016," pungkasnya. Kedepan, diprediksi pertumbuhan penjualan eceran akan tumbuh sebesar 11,3%.

Peningkatan penjualan eceran pada Mei 2016 diperkirakan terjadi pada beberapa kelompok barang dengan pertumbuhan tahunan tertinggi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, diikuti dengan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya.

"Beberapa komoditas lain juga mencatat pertumbuhan penjualan positif, yaitu kelompok suku cadang dan aksesoris, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau," tutup dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ritel Offline dan Online...
Ritel Offline dan Online Akomodasi Preferensi Belanja Konsumen Indonesia yang Beragam
Banyak Diskon Belanja,...
Banyak Diskon Belanja, Kinerja Penjualan Eceran Tetap Kuat di Oktober
Sri Mulyani: Masyarakat...
Sri Mulyani: Masyarakat Indonesia Mulai Gemar Belanja
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Belanja Online atau...
Belanja Online atau Offline? Super Dept Store Ini Tawarkan Fleksibilitas Berbelanja
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
3 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
3 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
4 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved