Harga Minyak Dunia Turun untuk Hari Kelima Berturut-turut

Kamis, 16 Juni 2016 - 08:02 WIB
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun untuk Hari Kelima Berturut-turut
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia jatuh untuk hari kelima berturut-turut, penurunan terpanjang sejak Februari, di tengah kekhawatiran Inggris akan meninggalkan Uni Eropa dan Federal Reserve (The Fed) mengisyaratkan rencana untuk dua kenaikan suku AS tahun ini meskipun harapan pertumbuhan lebih lambat.

Dikutip dari Reuters, Kamis (16/6/2016), harga minyak mentah brent untuk pengiriman bulan depan turun 86 sen atau 1,7% menjadi USD48,97 per barel. Sementara, harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan depan turun 48 sen atau 1% ke level USD48,01 per barel.

Goldman Sachs mengatakan dalam sebuah catatan bahwa minyak mentah akan berada pada level USD45-USD50 per barel untuk mencapai defisit pasokan di paruh kedua 2016.

Harga minyak telah jatuh tanpa istirahat sejak 8 Juni, untuk kerugian total sekitar 7%. Baru sepekan yang lalu, brent mencapai posisi tertinggi tahun ini di level USD53 per barel dan WTI mencapai USD52 setelah terjadi gangguan pasokan, sebagian besar dari Nigeria dan Kanada.

Penurunan harga pun kembali terjadi sebagai pasar global merosot di tengah kekhawatiran bahwa Inggris pada 23 Juni bisa memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. USD pun tercatat melemah terhadap beberapa mata uang, tetapi tetap mendekati dengan tinggi pada kekhawatiran yang disebut brexit. USD yang lebih kuat membuat minyak mentah dengan menggunakan mata uang AS, lebih mahal di euro dan lain-lain.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk bulan ini karena menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk 2016 dan 2017. Tapi itu masih mengisyaratkan dua kenaikan tingkat tahun ini.

"Downgrade ekonomi oleh Fed pasti membebani harga minyak mentah selain dari keprihatinan brexit," kata John Kilduff, mitra di New York hedge fund energi Again Capital.

"Untuk mempertahankan kenaikan harga minyak baru-baru ini, kami sedang mencari permintaan yang kuat ke depan. Itu sudah dibawa pergi, dan Anda masih memiliki kemungkinan kenaikan suku bunga untuk bersaing dengan," imbuhnya.

Stok minyak mentah AS turun 933.000 barel pekan lalu, yang dikelola pemerintah Energy Information Administration (EIA) mengatakan, dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 2,3 juta barel.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
9 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
51 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved