Bos AP II Minta Maaf Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Ditunda
Jum'at, 17 Juni 2016 - 10:34 WIB
Bos AP II Minta Maaf Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Ditunda
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi meminta maaf kepada masyarakat lantaran belum bisa memenuhi janji untuk mengoperasikan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta pada 20 Juni 2016. Pasalnya, dari hasil evaluasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dinyatakan bahwa Terminal 3 Ultimate belum memenuhi standar pengoperasian bandara.
(Baca Juga: Belum Penuhi Standar, Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Ditunda)
Dia mengatakan, setelah melalui rapat koordinasi intensif dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kemenhub, serta manajemen perseroan, pengoperasian Terminal 3 Ultimate diundur untuk mengoptimalkan efektifitas pelayanan jasa operasional transportasi udara jelang puncak arus mudik. Hal ini agar pelaksanaan arus mudik tetap berjalan lancar di Terminal 1 dan 2 Soekarno-Hatta, serta Bandara Halimperdanakusuma.
(Baca Juga: Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Mundur, Ini Alasan AP II)
Kendati demikian, sambung dia, perseroan tetap melakukan peningkatan dan penyempurnaan Terminal 3 Ultimate dalam proses transisi pengalihan penerbangan internasional dan domestik Garuda. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kemenhub dalam rangka persiapan pengoperasi Terminal 3 Ultimate sampai waktu yang ditentukan oleh pemerintah.
"AP II terus memonitor setiap pergerakan peningkatan standar pelayanan minimum Terminal 3 Ultimate," imbuh dia.
Menurutnya, beberapa hal yang masih ada terus diupyakan untuk mencapai keamanan standar. Misalnya, tower yang tengah di buat standard operational procedure (SOP) nya dan gen set yang sedang disempurnakan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan layanan penumpang.
"Terimakasih atas dukungan masyarakat, maaf belum bisa melayani arus mudik. Insya Allah AP II akan melayani masyarakat dengan lebih baik pasca Lebaran," tandasnya.
(Baca Juga: Belum Penuhi Standar, Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Ditunda)
Dia mengatakan, setelah melalui rapat koordinasi intensif dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kemenhub, serta manajemen perseroan, pengoperasian Terminal 3 Ultimate diundur untuk mengoptimalkan efektifitas pelayanan jasa operasional transportasi udara jelang puncak arus mudik. Hal ini agar pelaksanaan arus mudik tetap berjalan lancar di Terminal 1 dan 2 Soekarno-Hatta, serta Bandara Halimperdanakusuma.
(Baca Juga: Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Mundur, Ini Alasan AP II)
Kendati demikian, sambung dia, perseroan tetap melakukan peningkatan dan penyempurnaan Terminal 3 Ultimate dalam proses transisi pengalihan penerbangan internasional dan domestik Garuda. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kemenhub dalam rangka persiapan pengoperasi Terminal 3 Ultimate sampai waktu yang ditentukan oleh pemerintah.
"AP II terus memonitor setiap pergerakan peningkatan standar pelayanan minimum Terminal 3 Ultimate," imbuh dia.
Menurutnya, beberapa hal yang masih ada terus diupyakan untuk mencapai keamanan standar. Misalnya, tower yang tengah di buat standard operational procedure (SOP) nya dan gen set yang sedang disempurnakan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan layanan penumpang.
"Terimakasih atas dukungan masyarakat, maaf belum bisa melayani arus mudik. Insya Allah AP II akan melayani masyarakat dengan lebih baik pasca Lebaran," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :