Butuh Dana Rp7,7 Triliun, Tol Bocimi Target Rampung 2020
Selasa, 21 Juni 2016 - 10:46 WIB
Butuh Dana Rp7,7 Triliun, Tol Bocimi Target Rampung 2020
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meninjau proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang merupakan proyek tol sepanjang 54 kilometer (km). Jalan tol yang diperkirakan akan mulai beroperasi seluruhnya pada 2020 ini nantinya akan memperpendek perjalanan Jakarta-Sukabumi atau sebaliknya.
(Baca Juga: Ulang Tahun, Jokowi Maraton Cek Proyek Tol dan Penggemukan Sapi)
Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Mohammad Sadali mengatakan, perjalanan Jakarta-Sukabumi saat ini bisa ditempuh selama empat jam. Dengan adanya jalan tol ini, diperkirakan perjalanan akan jauh lebih singkat dan hanya sekitar satu jam.
"Untuk mempermudah perjalanan dari Sukabumi-Jakarta. Biasanya normalnya paling cepat 4 jam. Nanti kalau sudah jadi harapannya bisa 1 jam. Jadi penghematan bisa 3 jam," katanya di lokasi proyek, Ciawi, Selasa (21/6/2016).
Dia menjelaskan, proyek ini dibagi menjadi empat seksi. Seksi 1 sepanjang 15,35 kilometer (km) akan terbentang dari Ciawi-Cigombong, seksi 2 dari Cigombong-Cibadak, seksi 3 Cibadak-Sukabumi Selatan, dan seksi 4 Sukabumi Selatan-Sukabumi Tengah. Saat ini, proyek tersebut masih difokuskan pada seksi 1, sementara seksi 2-4 sedang mulai pembebasan lahan.
"Kalau seksi 1 panjangnya 15,35 km dan saat ini sedang konstruksi. Seksi satu dibagi 3 paket. Paket 1 progresnya 18,7%, paket 2 progresnya12% dan paket 3 progresnya 6%," imbuh dia.
Menurutnya, proyek tol ini membutuhkan dana sekitar Rp7,7 triliun. Sedangkan untuk konstruksi seksi 1, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1,8 triliun. Untuk seksi 1, ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2017.
"Akhir 2017 (seksi 1 beroperasi). Itu hanya untuk seksi 1. Karena seksi 2-4 akan proses pembebasan lahan. Keinginan pemerintah bisa kelar 2020," tandasnya.
(Baca Juga: Ulang Tahun, Jokowi Maraton Cek Proyek Tol dan Penggemukan Sapi)
Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Mohammad Sadali mengatakan, perjalanan Jakarta-Sukabumi saat ini bisa ditempuh selama empat jam. Dengan adanya jalan tol ini, diperkirakan perjalanan akan jauh lebih singkat dan hanya sekitar satu jam.
"Untuk mempermudah perjalanan dari Sukabumi-Jakarta. Biasanya normalnya paling cepat 4 jam. Nanti kalau sudah jadi harapannya bisa 1 jam. Jadi penghematan bisa 3 jam," katanya di lokasi proyek, Ciawi, Selasa (21/6/2016).
Dia menjelaskan, proyek ini dibagi menjadi empat seksi. Seksi 1 sepanjang 15,35 kilometer (km) akan terbentang dari Ciawi-Cigombong, seksi 2 dari Cigombong-Cibadak, seksi 3 Cibadak-Sukabumi Selatan, dan seksi 4 Sukabumi Selatan-Sukabumi Tengah. Saat ini, proyek tersebut masih difokuskan pada seksi 1, sementara seksi 2-4 sedang mulai pembebasan lahan.
"Kalau seksi 1 panjangnya 15,35 km dan saat ini sedang konstruksi. Seksi satu dibagi 3 paket. Paket 1 progresnya 18,7%, paket 2 progresnya12% dan paket 3 progresnya 6%," imbuh dia.
Menurutnya, proyek tol ini membutuhkan dana sekitar Rp7,7 triliun. Sedangkan untuk konstruksi seksi 1, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1,8 triliun. Untuk seksi 1, ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2017.
"Akhir 2017 (seksi 1 beroperasi). Itu hanya untuk seksi 1. Karena seksi 2-4 akan proses pembebasan lahan. Keinginan pemerintah bisa kelar 2020," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :