Inggris Diperkirakan Akan Kembali Pangkas Suku Bunga
Sabtu, 25 Juni 2016 - 18:30 WIB
Inggris Diperkirakan Akan Kembali Pangkas Suku Bunga
A
A
A
JAKARTA - Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Inggris akan kembali memangkas suku bunga perbankan hingga 0% pasca fenomena brexit terjadi di negeri ratu Elizabeth tersebut. Saat ini, suku bunga di Inggris tercatat 0,5%.
Meski demikian, pemangkasan ini baru akan terjadi jika Inggris belum siap dan ekonominya masih bergejolak usai putusan Brexit kemarin.
"Saya pikir ini mugkin bisa jadi peluang dalam jangka menengah-panjang, misalnya sekiranya Inggris belum siap, atau gejolaknya masih terasa dari jangka pendek sampai menengah panjang, kemungkinan suku bunga acuan Inggris bisa dipangkas. Sekarang suku bunga mereka 0,5%," kata dia kepada Sindonews, Jakarta, Sabtu (25/6/2016).
Bahkan, potensi untuk dipangkas menjadi minus seperti ekonomi negara-negara maju lainnya yang memangkas habis hingga minus suku bunga mereka. Selain itu, bank sentral Inggris juga berencana menyuntikkan dana sekitar 2 miliar poundsterling untuk membantu perekonomiannya.
"Kemarin bank sentral Inggris berencana akan menyuntikkan dana sekitar 2 miliar poundsterling untuk menjaga stabilitas likuiditas inggris di perbankan. Karena kemungkinan juga ada kecenderungan penarikan dana-dana juga ya diperbankan Inggris. Karena mereka merasa tidak aman menaruh dananya di sana," pungkas Josu.
Meski demikian, pemangkasan ini baru akan terjadi jika Inggris belum siap dan ekonominya masih bergejolak usai putusan Brexit kemarin.
"Saya pikir ini mugkin bisa jadi peluang dalam jangka menengah-panjang, misalnya sekiranya Inggris belum siap, atau gejolaknya masih terasa dari jangka pendek sampai menengah panjang, kemungkinan suku bunga acuan Inggris bisa dipangkas. Sekarang suku bunga mereka 0,5%," kata dia kepada Sindonews, Jakarta, Sabtu (25/6/2016).
Bahkan, potensi untuk dipangkas menjadi minus seperti ekonomi negara-negara maju lainnya yang memangkas habis hingga minus suku bunga mereka. Selain itu, bank sentral Inggris juga berencana menyuntikkan dana sekitar 2 miliar poundsterling untuk membantu perekonomiannya.
"Kemarin bank sentral Inggris berencana akan menyuntikkan dana sekitar 2 miliar poundsterling untuk menjaga stabilitas likuiditas inggris di perbankan. Karena kemungkinan juga ada kecenderungan penarikan dana-dana juga ya diperbankan Inggris. Karena mereka merasa tidak aman menaruh dananya di sana," pungkas Josu.
(izz)
Lihat Juga :