Harga Minyak Turun Karena Prospek Pasokan Membaik

Kamis, 30 Juni 2016 - 11:04 WIB
Harga Minyak Turun Karena...
Harga Minyak Turun Karena Prospek Pasokan Membaik
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia turun di perdagangan Kamis (30/6/2016), karena kekhawatiran atas pemogokan buruh di Norwegia sudah selesai dan perundingan di Nigeria, antara pihak pemerintah dan pemberontak membuat produksi minyak membaik.

Reuters pada Kamis pagi ini mengabarkan, harga minyak berjangka Internasional Brent diperdagangkan turun 51 sen atau 1% ke level USD50,10 per barel pada 01:26 GMT. Di Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 38 sen atau 0,76% pada USD49,50 per barel.

Para pedagang mengatakan harga yang lebih rendah adalah akibat dari pandangan pasokan membaik. Data dari Direktorat Petroleum Norwegia menyebut masalah kekhawatiran atas pemogokan pekerja migas di sana sedang dalam penyelesaian.

Perundingan damai juga dilakukan salah satu produsen minyak dunia, Nigeria. Aksi kekerasan membuat infrastruktur minyak jatuh hingga 600.000 barel per hari sepanjang Januari dan pertengahan Juni, dimana sebelumnya mencapai 1,25 juta bph.

“Bila gencatan senjata ini berkelanjutan akan membuka jalan bagi output yang lebih tinggi, dimana pemerintah optimistis produksi minyak kembali normal pada akhir Juli,” kata Goldman Sachs, meski mewanti-wanti tentang kemungkinan terjadinya kembali serangan. Sebelum ada gangguan keamanan, bahkan produksi minyak di Nigeria mencapai 2 juta barel per hari.

Goldman Sachs menambahkan bahwa gangguan produksi dari kebakaran hutan Kanada sejak Mei, yang mencapai puncaknya sekitar 1,5 juta barel per hari, akan pulih dalam beberapa bulan mendatang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
15 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
14 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved