Total Minta Pertamina Izin SKK Migas Soal Investasi Blok Mahakam

Sabtu, 02 Juli 2016 - 04:03 WIB
Total Minta Pertamina...
Total Minta Pertamina Izin SKK Migas Soal Investasi Blok Mahakam
A A A
JAKARTA - Total E&P Indonesie mengemukakan bahwa keputusan agar PT Pertamina (Persero) bisa mulai berinvestasi di Blok Mahakam mulai tahun depan, bukan hanya tergantung pada keputusan Total. Namun, perseroan juga harus meminta izin dari otoritas terkait dalam hal ini Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

(Baca Juga: Pertamina Minta Izin Total Investasi di Blok Mahakam 2017)

Hal ini menanggapi pernyataan Pertamina sebelumnya yang berniat meminta Total untuk mengizinkan perseroan berinvestasi di Blok Mahakam tahun depan.

"Pernyataan bahwa Pertamina boleh mulai berinvestasi atau tidak di Blok Mahakam pada 2017 dalam upaya menahan penurunan produksi pada 2018, hal itu tidak hanya tergantung pada lampu hijau oleh Total E&P Indonesie," kata President and General Manager Total E&P Indonesie, Hardy Pramono seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews di Jakarta, Jumat (1/7/2016).

Dia mengatakan, Total pada dasarnya menyambut positif rencana Pertamina berinvestasi lebih cepat dari jadwal awal. Saat ini, pembicaraan mengenai hal itu pun masih berlangsung,

"Kami akan berdiskusi tentang rencana kerja yang akan diajukan untuk 2017 tersebut. Sedangkan untuk pelaksanaanya memerlukan payung hukum dan persetujuan yang diberikan oleh otoritas terkait yakni SKK Migas," tandasnya.

Sebelumnya, Pertamina meminta Total E&P Indonesie untuk mengizinkan perseroan mulai berinvestasi di Blok Mahakam tahun depan. Pasalnya, selama dua tahun belakangan Total selaku operator perlahan telah mulai menurunkan investasinya di blok migas tersebut.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, sesuai ketentuan perseroan memang baru boleh mulai berinvestasi di Blok Mahakam pada 2018. Namun, menurunnya investasi total di Blok Mahakam membuat Pertamina khawatir hal tersebut akan mengancam produksi migas di Blok tersebut pada 2018.

"Kami siap-siap. Apa yang kita usahakan agar Pertamina bisa berinvestasi lebih dulu ditahun 2017, jadi 2018 penurunnya bisa kita tekan," katanya di Pullman Hotel, Jakarta, Rabu (29/6/2016).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kelola 2 Blok Migas...
Kelola 2 Blok Migas Raksasa, Pengamat: Pertamina Menjawab Keraguan
Gandeng Eni, Pertamina...
Gandeng Eni, Pertamina Resmi Kelola Blok Peri Mahakam
PHI Capai Produksi Minyak...
PHI Capai Produksi Minyak 47.800 Bph di Triwulan II/2021
GM PHM: Tantangan Kian...
GM PHM: Tantangan Kian Berat, Kami Tetap Optimistis
Operasional Kilang Balikpapan...
Operasional Kilang Balikpapan Akan Dihentikan Total
Cari Cadangan Ekonomis,...
Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X
Berita Terkini
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
30 menit yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
1 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
2 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
11 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
11 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
11 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved