Mentan Buka Opsi Impor Kerbau selain India

Selasa, 12 Juli 2016 - 11:44 WIB
Mentan Buka Opsi Impor...
Mentan Buka Opsi Impor Kerbau selain India
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, akan mempertimbangkan pasokan impor kerbau tidak hanya dari India, namun pihaknya akan membukanya dari beberapa negara sekaligus. Pembukaan kran impor daging kerbau ini seperti diketahui sedang dalam proses diskusi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Kementerian Perdagangan.

(Baca Juga: Pemerintah Buka Opsi Impor Kerbau dari India)

Sebelumnya, pihak Kementan sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dalam menindaklanjuti kemungkinan impor daging kerbau dari India. Hal ini untuk mengantisipasi harga daging sapi yang masih belum stabil.

"Jangan hanya kita cari di India, kita akan buka kesempatan di semua negara, seperti Spanyol, Meksiko, Brazilia dan Australia," kata Amran di kantornya, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Namun dia menegaskan yang terpenting dari pembukaan keran impor yakni kerbau-kerbau tersebut harus bebas dari Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang bisa berbahaya bagi kesehatan konsumen daging kerbau. "Paling penting itu, bebas PMK, karena meskipun impor, kita harus melindungi negara kita dari penyakit kerbau tersebut," jelasnya.

Sejauh ini, kerbau dari India belum memiliki sertifikasi bebas PMK, meskipun ternak kerbau di sana melimpah. Namun Amran mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei kesana untuk memastikan kerbau-kerbau di sana aman. "Ya, kami sudah 3 kali survei ke sana. Kita sudah melihat juga kondisi kerbau di sana, bagaimana jika dikonsumsi masyarakat kita," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
13 menit yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
10 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
10 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved