JPMorgan Akan Naikkan Upah Minimum bagi 18.000 Karyawan

Rabu, 13 Juli 2016 - 10:56 WIB
JPMorgan Akan Naikkan...
JPMorgan Akan Naikkan Upah Minimum bagi 18.000 Karyawan
A A A
NEW YORK - JPMorgan Chase & Co Inc, bank terbesar di Amerika Serikat (AS) akan menaikkan upah minimum untuk 18.000 karyawannya di AS selama tiga tahun, keputusan ini diambil karena adanya tekanan politik dan bergerak oleh beberapa negara untuk menaikkan gaji bagi pekerja tingkat rendah.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/7/2016), Chief Executive JPMorgan, Jamie Dimon mengatakan, upah karyawan JPMorgan akan dinaikkan menjadi USD12-USD16,50 per jam dari saat ini USD10,15 per jam untuk kisaran $ 12 sampai $ 16,50 per jam.

"Memang benar bahwa terlalu banyak orang yang tidak mendapatkan kesempatan yang adil untuk maju. Kita harus menemukan cara untuk membantu ekonomi mereka naik," kata Dimon.

Kesenjangan gaji yang tinggi untuk pekerja entry-level dan eksekutif perusahaan telah menjadi isu politik di AS. Pekan lalu, Partai Demokrat menyerukan peningkatan upah minimum nasional 2016.

Sementara, gaji pegawai negeri AS sebesar USD7,25 per jam. Sebuah gerakan yang yang mendorong kenaikan upah minimum menjadi USD15 per jam. Negara bagian California pada tahun ini memutuskan untuk menaikkan upah minimum untuk 2023 dan New York mengatakan pada akhirnya juga akan menaikkan upah sampai USD15 per jam di kota New York dan sekitarnya.

Dimon mengatakan, kenaikan gaji di bank akan bervariasi tergantung pada faktor-faktor geografis dan pasar. Para pekerja, yang mencakup teller kantor cabang dan perwakilan layanan pelanggan, sudah menerima tunjangan seperti asuransi kesehatan rata-rata senilai USD11.000 per tahun.

Kenaikan gaji yang dilakukan JPMorgan dan bank lainnya karena menghadapi tekanan dari investor untuk memotong biaya operasional pada saat suku bunga rendah.

Sebuah pengetatan pasar tenaga kerja AS juga mendorong perusahaan untuk meningkatkan gaji. Starbucks pekan ini mengumumkan akan meningkatkan remunerasi staf 5%-15%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
8 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
8 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
9 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
9 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
9 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
10 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved