Harga Minyak Dunia Jatuh Gara-gara Kelebihan Pasokan

Selasa, 26 Juli 2016 - 08:07 WIB
Harga Minyak Dunia Jatuh...
Harga Minyak Dunia Jatuh Gara-gara Kelebihan Pasokan
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia turun lebih dari 2% dengan harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) terendah dalam tiga bulan. Hal ini dikarenakan meningkatnya kekhawatiran terjadi kelebihan produksi global.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (26/7/2016), harga minyak mentah AS turun USD1,06 menjadi USD43,13 per barel, setelah menyentuh level terendah tiga bulan di posisi USD42,97 selama sesi. Harga bensi di AS jatuh ke posisi terendah dari USD1,3291 per galon selama sesi, atau terendah sejak 4 Maret.

Sementara, harga minyak Brent mengakhiri sesi turun 97 sen ke level USD44,72 per barel, setelah mencapai posisi terendah sejak 10 Mei di level USD44,55 per barel.

Data dari perusahaan intelijen pasar Genscape menunjuk ke kenaikan persediaan dari 1,1 juta barel pada Cushing, Oklahoma titik pengiriman minyak mentah berjangka AS sampai 22 Juli, menekan harga minyak mentah.

Sebuah overhang besar dalam produk olahan, terutama bensin, meskipun perkiraan untuk catatan musim panas AS telah membuat investor kurang optimis tentang rebalancing pasar yang cepat.

"Kami punya stok bensin, dan Anda memiliki momok musim turnaround tidak terlalu jauh di cakrawala," kata Robert Yawger, wakil presiden senior di Mizuho Securities USA.

Dia juga menurunkan target harga minyak mentah AS di posisi USD40 per barel dari sebelumnya USD45 per barel. Ancaman produksi minyak AS kembali bangkit dengan munculnya rig pengeboran dan USD yang kuat ditambahkan ke sentimen suram di pasar.

"Pasokan terus mengalami gangguan, produk olahan yang sangat kelebihan pasokan, permintaan minyak mentah juga jatuh dan permintaan produk minim dan melambat," kata Morgan Stanley dalam sebuah catatan.

Penurunan produksi AS menjadi kunci untuk menyeimbangkan pasar yang telah bergulat dengan minyak mentah berlebih selama hampir dua tahun, tapi dengan harga pulih dari posisi terendah 12 tahun, tanda-tanda aktivitas pengeboran kembali muncul.

Pengebor AS menambahkan rig minyak selama sepekan berturut-turut, menurut data pekan lalu dari laporan yang diikuti oleh perusahaan jasa energi Baker Hughes. Tapi bisa terlalu dini untuk menganggap itu bisa menyebabkan kenaikan produksi, kata beberapa analis.

"Meskipun kegiatan pengeboran sekarang pada tingkat tertinggi sejak akhir Maret, masih 30% di bawah tingkat yang tinggi di awal tahun," kata Analis Commerzbank.

Barclays Bank mengatakan, permintaan minyak global pada kuartal ketiga berkembang kurang dari sepertiga dari tingkat tahun sebelumnya, terbebani oleh pertumbuhan ekonomi. Permintaan dari negara maju telah memudar, sementara pertumbuhan dari China dan India telah melambat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
4 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
21 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
35 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
54 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved