Jokowi Minta Amnesti Pajak Tidak Dipolitisasi

Senin, 01 Agustus 2016 - 19:13 WIB
Jokowi Minta Amnesti...
Jokowi Minta Amnesti Pajak Tidak Dipolitisasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak dipolitisasi. Pasalnya, selama ini banyak yang menyebutkan bahwa pengampunan pajak merupakan program pengampunan bagi koruptor.

Dia mengatakan, program amnesti pajak hanya berkaitan dengan urusan perpajakan, seperti pengampunan sanksi administrasi dan pengampunan sanksi pidana perpajakan. "Jangan dikaitkan dengan yang lain. Ini berkaitan dengan pengampunan pajak, ini urusan pajak. Enggak ada yang lain, jangan ada politisisasi," tandasnya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, amnesti pajak tidak hanya diberlakukan untuk para konglomerat. Bahkan, para pengusaha UMKM yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pun dipersilakan untuk mengikuti program tersebut.

"Amnesti pajak itu bukan hanya untuk yang gede, bukan hanya untuk konglomerat. Yang belum punya NPWP silakan. Mumpung ada amnesti pajak, ini kesempatan," imbuh dia. (Baca: Tunggu Penjelasan Jokowi, Peserta Tax Amnesty Antre Panjang)

Sementara terkait UU Amnesti Pajak yang digugat Mahkamah Konstitusi, Jokowi mengaku tidak terlalu ambil pusing. Karena menurutnya, hal wajar jika undang-undang di Indonesia diperkarakan di MK.

"UU apa sih di Indonesia yang tidak di MK kan. Hampir semua ke MK. Biasa saja menurut saya. Yang paling penting bahwa pemerintah akan all out, pemerintah sungguh-sungguh agar MK nanti tetap memenangkan UU TA ini. Harus yakin, kita harus yakin karena ini untuk kepentingan yang lebih besar, bangsa dan negara," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Penerimaan Pajak Mulai...
Penerimaan Pajak Mulai Mandek Lagi, Jokowi Minta Disiapkan Jurus Baru
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
36 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved