IHSG Dibuka Memerah Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
Rabu, 03 Agustus 2016 - 09:51 WIB
IHSG Dibuka Memerah Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan hari ini dibuka memerah saat mayoritas bursa utama Asia membungkuk lebih rendah. Bursa saham Tanah Air dibuka turun 3,21 poin atau 0,06% ke level 5.370,12
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup bertambah dengan kenaikan 11,75 poin atau setara dengan 0,22% ke level 5.373,32. Lonjakan bursa terjadi di tengah kemerosotan mayoritas bursa utama Asia dan saat indeks Hang Seng yang libur karena ancaman badai.
Dilansir Reuters, Rabu (3/8/2016) pasar saham Asia terlihat terpuruk saham energi masih mengkhawatirkan, ketika pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) belum cukup untuk mengangkat harga minyak yang masih berada di bawah level USD40 per barel. Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang tergelincir sebesar 0,4%.
Di sisi lain indeks Nikkei Jepang N225 kehilangan 0,76% atau 124,89 poin ke level 16.266,56 saat sebagian besar saham eksportir tertekan saat yen terus menguat terhadap beberapa mata uang utama, sedangkan sektor keuangan meluncur 2,7%. Di seberang Selat Korea, Kospi jatuh 1% mengiringi pelemahan saham Australia 0,8%.
Di Hong Kong, pasar saham Hang Seng dibuka kembali setelah kemarin ditutup akibat adanya peringatan badai topan. Pada awal perdagangan, indeks Hang Seng menyusut 1,55% saat indeks Shanghai juga melemah 0,24%.
"Dengan Jepang dan Inggris yang telah menetapkan kemudahan setelah meluncurkan kebijakan fiskal. Ini menjadi penting apakah kita berada pada awal kebijakan yang kembali ke poros pelonggaran moneter," tulis analis di Bank ANZ.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp873 miliar dengan 1,03 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,97 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp249,6 miliar dan aksi beli sebesar Rp253,5 miliar. Tercatat 136 saham menguat, 96 saham melemah dan 70 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) naik Rp850 menjadi Rp4.260, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melonjak Rp500 menjadi Rp41.500 serta PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) bertambah Rp30 menjadi Rp1.530.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) turun Rp750 menjadi Rp20.550, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp125 menjadi Rp69.150 dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) berkurang Rp30 menjadi Rp2.000.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup bertambah dengan kenaikan 11,75 poin atau setara dengan 0,22% ke level 5.373,32. Lonjakan bursa terjadi di tengah kemerosotan mayoritas bursa utama Asia dan saat indeks Hang Seng yang libur karena ancaman badai.
Dilansir Reuters, Rabu (3/8/2016) pasar saham Asia terlihat terpuruk saham energi masih mengkhawatirkan, ketika pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) belum cukup untuk mengangkat harga minyak yang masih berada di bawah level USD40 per barel. Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang tergelincir sebesar 0,4%.
Di sisi lain indeks Nikkei Jepang N225 kehilangan 0,76% atau 124,89 poin ke level 16.266,56 saat sebagian besar saham eksportir tertekan saat yen terus menguat terhadap beberapa mata uang utama, sedangkan sektor keuangan meluncur 2,7%. Di seberang Selat Korea, Kospi jatuh 1% mengiringi pelemahan saham Australia 0,8%.
Di Hong Kong, pasar saham Hang Seng dibuka kembali setelah kemarin ditutup akibat adanya peringatan badai topan. Pada awal perdagangan, indeks Hang Seng menyusut 1,55% saat indeks Shanghai juga melemah 0,24%.
"Dengan Jepang dan Inggris yang telah menetapkan kemudahan setelah meluncurkan kebijakan fiskal. Ini menjadi penting apakah kita berada pada awal kebijakan yang kembali ke poros pelonggaran moneter," tulis analis di Bank ANZ.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp873 miliar dengan 1,03 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,97 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp249,6 miliar dan aksi beli sebesar Rp253,5 miliar. Tercatat 136 saham menguat, 96 saham melemah dan 70 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) naik Rp850 menjadi Rp4.260, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melonjak Rp500 menjadi Rp41.500 serta PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) bertambah Rp30 menjadi Rp1.530.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) turun Rp750 menjadi Rp20.550, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp125 menjadi Rp69.150 dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) berkurang Rp30 menjadi Rp2.000.
(akr)
Lihat Juga :