Rupiah Berakhir Lesu, USD Dekati Level Terendah Enam Pekan
Rabu, 03 Agustus 2016 - 16:50 WIB
Rupiah Berakhir Lesu, USD Dekati Level Terendah Enam Pekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir lesu, untuk melengkapi hasil negatif sepanjang hari. Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah membaiknya USD, meski masih berada dalam jalur menuju posisi terburuk dalam enam pekan.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir melemah ke level Rp13.125/USD dengan kisaran harian Rp13.075-Rp13.135/USD. Posisi rupiah memperlihatkan penurunan dari penutupan kemarin di level Rp13.095/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.114/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.079/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini, tercatat menyusut ke level Rp13.121/USD atau turun 31 poin jika dibanding penutupan kemarin di posisi Rp13.090/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.085-Rp13.155/USD.
Sementara dilansir Reuters, Rabu (3/8/2016) USD membaik, tapi tetap mendekati level terendah dalam enam pekan terhadap beberapa mata uang utama lain. Mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- masih di bawah tekanan saat Bank Sentral AS belum memastikan kapan kenaikan suku bunga acuan.
Indeks USD naik 0,2% pada hari ini ke level 95.284, masih cukup delat pada posisi terendah Selasa (2/8) kemarin yakni 95.003. Sementara USD terhadap Yen Jepang juga tercatat menanjak 0,2% di posisi 101.08 setelah hari sebelumnya 1,5% di tengah kekecewaan bahwa pertemuan antara Menteri Keuangan Jepang Taro Aso dan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda tidak menghasilkan langkah kongkret untuk melemahkan yen.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir melemah ke level Rp13.125/USD dengan kisaran harian Rp13.075-Rp13.135/USD. Posisi rupiah memperlihatkan penurunan dari penutupan kemarin di level Rp13.095/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.114/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.079/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini, tercatat menyusut ke level Rp13.121/USD atau turun 31 poin jika dibanding penutupan kemarin di posisi Rp13.090/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.085-Rp13.155/USD.
Sementara dilansir Reuters, Rabu (3/8/2016) USD membaik, tapi tetap mendekati level terendah dalam enam pekan terhadap beberapa mata uang utama lain. Mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- masih di bawah tekanan saat Bank Sentral AS belum memastikan kapan kenaikan suku bunga acuan.
Indeks USD naik 0,2% pada hari ini ke level 95.284, masih cukup delat pada posisi terendah Selasa (2/8) kemarin yakni 95.003. Sementara USD terhadap Yen Jepang juga tercatat menanjak 0,2% di posisi 101.08 setelah hari sebelumnya 1,5% di tengah kekecewaan bahwa pertemuan antara Menteri Keuangan Jepang Taro Aso dan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda tidak menghasilkan langkah kongkret untuk melemahkan yen.
(akr)