IHSG Berakhir ke Level 5.363, Bursa Jepang Naik 1,1%
Kamis, 04 Agustus 2016 - 16:25 WIB
IHSG Berakhir ke Level 5.363, Bursa Jepang Naik 1,1%
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir bertahan di zona hijau. Di mana bursa saham Tanah Air ditutup meningkat 11,34 poin atau 0,21% ke level 5.363,22 di tengah kebangkitan mayoritas bursa utama Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG naik 27,98 poin atau 0,52% ke level 5.379,85 dan di sesi siang sempat terkoreksi sedikit meski masih menguat dengan tambahan 22,92 poin atau 0,43% ke level 5.374,79. Sedangkan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 21,45 poin atau setara dengan 0,40% ke level 5.351,88.
Dilansir CNBC, Kamis (4/8/2016) mayoritas pasar saham Asia berakhir lebih tinggi, dipimpin kenaikan Nikkei Jepang sebesar 1,1% setelah sebelumnya bergerak variatif pada sesi pagi tertekan yen yang sedikit menguat. Indeks Nikkei beralih antara keuntungan dan kerugian sepanjang hari sebelum ditutup bertambah 171,78 poin atau 1,07% lebih tinggi ke level 16.254,89.
Yen Jepang menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di awal perdagangan yang melesat ke level 100.84, sebelum terseret kembali ke posisi terendah 101.66. Pelemahan yen menjadi pendorong buat Nikkei untuk mencatat hasil positif. Di sisi lain bursa saham Australia melonjak 10,08 poin atau 0,18% ke level 5.475,80 ditopang membaiknya sektor energi setelah rally 2% pada sesi sebelumnya.
Di Korea Selatan, indeks Kospi mendapatkan tambahan 0,26% atau setara dengan 5,24 poin ke level 2.000,03 mengiringi kenaikan indeks Hang Seng sebesar 0,51% di akhir perdagangan. Sementara sebagian besar pasar saham di daratan China juga mencetak hasil positif saat indeks Shanghai meningkat 4,19 poin atau 0,14% ke level 2.982,65 dan komposit Shenzhen menguat 0,72% ke posisi 1.948,91.
Pulihnya harga minyak dunia yang menanjak lebih dari 3%, menjadi sentimen positif terhadap pergerakan beberapa saham energi. "Minyak sekali lagi telah memantapkan posisinya di belakang pasar keuangan dunia. Kenyataan yang kita lihat ada tren penguatan, meskipun kekuatan USD bisa jadi sentimen," ucap Kepala Strategi Pasar Utama IG Chris Weston.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,53 triliun dengan 7,51 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp941,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,86 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,80 triliun. Tercatat 186 saham menguat, 133 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Sementara saham-saham yang menguat di antaranya PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) naik Rp119 menjadi Rp595, PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) bertambah Rp69 menjadi Rp268 dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) menguat Rp50 menjadi Rp3.750.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp400 menjadi Rp68.450, PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp250 menjadi Rp7.700 serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) berkurang Rp150 menjadi Rp8.225.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG naik 27,98 poin atau 0,52% ke level 5.379,85 dan di sesi siang sempat terkoreksi sedikit meski masih menguat dengan tambahan 22,92 poin atau 0,43% ke level 5.374,79. Sedangkan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 21,45 poin atau setara dengan 0,40% ke level 5.351,88.
Dilansir CNBC, Kamis (4/8/2016) mayoritas pasar saham Asia berakhir lebih tinggi, dipimpin kenaikan Nikkei Jepang sebesar 1,1% setelah sebelumnya bergerak variatif pada sesi pagi tertekan yen yang sedikit menguat. Indeks Nikkei beralih antara keuntungan dan kerugian sepanjang hari sebelum ditutup bertambah 171,78 poin atau 1,07% lebih tinggi ke level 16.254,89.
Yen Jepang menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di awal perdagangan yang melesat ke level 100.84, sebelum terseret kembali ke posisi terendah 101.66. Pelemahan yen menjadi pendorong buat Nikkei untuk mencatat hasil positif. Di sisi lain bursa saham Australia melonjak 10,08 poin atau 0,18% ke level 5.475,80 ditopang membaiknya sektor energi setelah rally 2% pada sesi sebelumnya.
Di Korea Selatan, indeks Kospi mendapatkan tambahan 0,26% atau setara dengan 5,24 poin ke level 2.000,03 mengiringi kenaikan indeks Hang Seng sebesar 0,51% di akhir perdagangan. Sementara sebagian besar pasar saham di daratan China juga mencetak hasil positif saat indeks Shanghai meningkat 4,19 poin atau 0,14% ke level 2.982,65 dan komposit Shenzhen menguat 0,72% ke posisi 1.948,91.
Pulihnya harga minyak dunia yang menanjak lebih dari 3%, menjadi sentimen positif terhadap pergerakan beberapa saham energi. "Minyak sekali lagi telah memantapkan posisinya di belakang pasar keuangan dunia. Kenyataan yang kita lihat ada tren penguatan, meskipun kekuatan USD bisa jadi sentimen," ucap Kepala Strategi Pasar Utama IG Chris Weston.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,53 triliun dengan 7,51 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp941,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,86 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,80 triliun. Tercatat 186 saham menguat, 133 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Sementara saham-saham yang menguat di antaranya PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) naik Rp119 menjadi Rp595, PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) bertambah Rp69 menjadi Rp268 dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) menguat Rp50 menjadi Rp3.750.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp400 menjadi Rp68.450, PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp250 menjadi Rp7.700 serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) berkurang Rp150 menjadi Rp8.225.
(akr)
Lihat Juga :