Mentan Andalkan La Nina Tingkatkan Produksi Beras Dalam Negeri
Rabu, 10 Agustus 2016 - 14:57 WIB
Mentan Andalkan La Nina Tingkatkan Produksi Beras Dalam Negeri
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, harga beras di pasaran telah turun 1,1%. Momentum ini akan dimanfaatkan pemerintah untuk menggenjot produksi beras dalam negeri.
"Ada momentum yang paling bagus adalah La Nina, musim hujan, sehingga ada kesempatan kita menambah tanaman," kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Menurutnya, jika pada Juli 2015 pemerintah berhasil meningkatkan produksi beras dengan kuota 600 ribu hektare, Juli tahun ini pihaknya menambah 300 ribu hektare. Pemerintah menargetkan pada September tahun ini akan mencapai 1 juta hektare.
Amran menjelaskan, target produksi beras akan meningkat asal proses produksi dilakukan pada bulan-bulan yang produktif. Selama ini para petani menanam padi pada Juli, Agustus dan September yang dinilainya berada pada musim paceklik.
"Nah, ada berkah 2016 ini. La Nina, musim hujan ini datang di saat musim kering. Jadi kering-basah, ini yang menguntungkan kita sehingga kami secara masif seluruh Indonesia percepat tanaman," pungkasnya.
"Ada momentum yang paling bagus adalah La Nina, musim hujan, sehingga ada kesempatan kita menambah tanaman," kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Menurutnya, jika pada Juli 2015 pemerintah berhasil meningkatkan produksi beras dengan kuota 600 ribu hektare, Juli tahun ini pihaknya menambah 300 ribu hektare. Pemerintah menargetkan pada September tahun ini akan mencapai 1 juta hektare.
Amran menjelaskan, target produksi beras akan meningkat asal proses produksi dilakukan pada bulan-bulan yang produktif. Selama ini para petani menanam padi pada Juli, Agustus dan September yang dinilainya berada pada musim paceklik.
"Nah, ada berkah 2016 ini. La Nina, musim hujan ini datang di saat musim kering. Jadi kering-basah, ini yang menguntungkan kita sehingga kami secara masif seluruh Indonesia percepat tanaman," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :