Rupiah Awal Pekan Mixed, USD Bertahan Lawan Yen

Senin, 15 Agustus 2016 - 10:45 WIB
Rupiah Awal Pekan Mixed,...
Rupiah Awal Pekan Mixed, USD Bertahan Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan ini tercatat bergerak variatif dengan kecenderungan tertekan. Pergerakan rupiah pagi ini terjadi di tengah bertahannya USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.121/USD. Posisi ini tercatat melemah tipis dari posisi sebelumnya di level Rp13.120/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada pembukaan hari ini berada pada level Rp13.108/USD atau menguat jika dibanding penutupan kemarin di posisi Rp13.118/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.103-Rp13.126/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah dibuka berada di posisi Rp13.170/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.121/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pagi ini berada di level Rp13.120/USD dengan kisaran harian Rp13.100-Rp13.120/USD. Posisi rupiah terlihat stagnan dari pembukaan sebelumnya yang berada di level yang sama.

Dilansir Reuters, Senin (15/8/2016) USD bergerak defensif pada awal pekan terimbas data buram AS dan mempengaruhi ekspektasi suku bunga jangka pendek oleh Bank Sentral AS. Greenback mengalami sedikit perubahan pada level 101.370 terhadap yen setelah kehilangan 0,6% pada akhir pekan kemarin.

Sedankan euro terlihat stabil pada level 1.1161 terhadap USD ketika sebelumnya naik 0,2%. Di sisi lain indeks USD berubah sedikit pada level 95.755 ketika di akhir pekan kemarin menyusut ke posisi terendah 95.254 sejak 3 Agustus.

USD mengawali perdagangan di bawah tekenan menanggapi pelemahan penjualan ritel AS. Harapan perampingan untuk kenaikan suku bunga AS pada September semakin tinggi. Adapun poundsterling turun 0,1% pada level USD1.2910 saat USD Australia mendorong naik 0,1% menjadi 0.7655 sementara dolar Selandia Baru menyusut 0,1% menjadi 0.7190 melawan USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
6 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
6 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
6 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
7 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
7 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved