Poundsterling Bangkit, Rupiah Sore Ini Ditutup Terapresiasi
Selasa, 16 Agustus 2016 - 17:22 WIB
Poundsterling Bangkit, Rupiah Sore Ini Ditutup Terapresiasi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir kembali menguat setelah kemarin ditutup di zona hijau. Kondisi penguatan rupiah sore ini terjadi di tengah mulai bangkitnya poundsterling.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp13.085/USD atau menguat tipis jika dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.090/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.062-Rp13.106/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berakhir berada di posisi Rp13.096/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.120/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.098/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.121/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah ditutup pada level Rp13.095/USD dengan kisaran harian Rp13.054-Rp13.110/USD. Posisi rupiah terlihat tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.090/USD.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/8/2016) poundsterling sedikit menguat atau naik dari posisi terendah dalam tiga tahun terhadap euro dan menarik lebih jauh dari posisi lemah lima pekan terhadap USD.
Harga konsumen naik 0,6% pada Juli dibanding dengan periode sama tahun sebelumnya, kenaikan terbesar mereka sejak akhir 2014. Para ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan kenaikan 0,5%.
Sterling hari ini berhasil memukul USD ke level 1,2994 atau naik 0,8% dibanding dengan sebelum data dirili di posisi 1,2937. Ini mencapai titik terendah lima pekan dari posisi 1,2865 pada Senin kemarin dan terakhir diperdagangkan di level 1,2970 atau masih naik 0,7% pada hari itu.
Sementara, euro terhadap poundsterling mendatar di level 86,80 pence setelah diperdagangkan pada level 87,09 pence terlebih dahulu. Euro mencapai tertinggi tiga tahun dari 87,245 pence sebelumnya di sesi London.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp13.085/USD atau menguat tipis jika dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.090/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.062-Rp13.106/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berakhir berada di posisi Rp13.096/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.120/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.098/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.121/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah ditutup pada level Rp13.095/USD dengan kisaran harian Rp13.054-Rp13.110/USD. Posisi rupiah terlihat tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.090/USD.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/8/2016) poundsterling sedikit menguat atau naik dari posisi terendah dalam tiga tahun terhadap euro dan menarik lebih jauh dari posisi lemah lima pekan terhadap USD.
Harga konsumen naik 0,6% pada Juli dibanding dengan periode sama tahun sebelumnya, kenaikan terbesar mereka sejak akhir 2014. Para ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan kenaikan 0,5%.
Sterling hari ini berhasil memukul USD ke level 1,2994 atau naik 0,8% dibanding dengan sebelum data dirili di posisi 1,2937. Ini mencapai titik terendah lima pekan dari posisi 1,2865 pada Senin kemarin dan terakhir diperdagangkan di level 1,2970 atau masih naik 0,7% pada hari itu.
Sementara, euro terhadap poundsterling mendatar di level 86,80 pence setelah diperdagangkan pada level 87,09 pence terlebih dahulu. Euro mencapai tertinggi tiga tahun dari 87,245 pence sebelumnya di sesi London.
(izz)