IHSG Dibuka Semringah Saat Bursa Jepang Jatuh
Kamis, 18 Agustus 2016 - 09:13 WIB
IHSG Dibuka Semringah Saat Bursa Jepang Jatuh
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan hari ini berhasil di zona hijau atau menguat setelah kemarin libur kemerdekaan RI ke-71. Bursa saham Tanah Air dibuka naik 14,50 poin atau 0,27% ke level 5.386,35 di tengah anjloknya bursa saham Jepang.
Sementara pada perdagangan sebelumnya, Selasa (18/8/2016), IHSG ditutup melonjak 51,29 poin atau 0,96% ke level 5.371,85. Pelemahan IHSG tersebut terjadi di tengah mayoritas bursa Asia melemah.
Dilansir Reuters, Kamis (18/8/2016), bursa saham Jepang turun di sesi perdagangan Asia yang dinyatakan positif, di mana yen telah membebani sentimen. Indeks Nikkei 225 turun 1% dan indeks Topix turun 1,02%.
Yen Jepang menguat ke level 99,75 terhadap USD, sentuhan lebih rendah dari sesi sebelumnya di level 99,64, dan dibanding dengan tingkat tinggi di level 100,95 pada Rabu sore waktu Asia.
Sementara, yang mendorong penurunan eksportir utama, Toyota turun 1,40%, Nissan turun 2,03%, dan Mazda jatuh 3,06%. Penurunan ekspor pada Juli juga mungkin telah memukul eksportir.
Ekspor Jepang pada Juli turun 14%, penurunan terburuk dalam tujuh tahun, namun sesuai harapan, sedangkan impor menurun 24,7%, jauh dari perkiraan Reuters yang menurun 20,6%.
Melintasi Selat Korea, Indeks Kospi naik 0,16%. Di Australia, ASX 200 diperdagangkan hampir flat di level 5.539,00, dengan sektor material naik 0,75%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp32 miliar dengan 8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp4,68 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp20,82 miliar dan aksi beli sebesar Rp25,51 miliar. Tercatat 28 saham menguat, 7 saham melemah dan 10 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp65.500, PT Astra Agro lestari Tbk (AALI) naik Rp300 menjadi Rp16.900, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 menjadi Rp18.000.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp50 menjadi Rp18.450, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp25 menjadi Rp20.900, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp25 menjadi Rp45.350.
Sementara pada perdagangan sebelumnya, Selasa (18/8/2016), IHSG ditutup melonjak 51,29 poin atau 0,96% ke level 5.371,85. Pelemahan IHSG tersebut terjadi di tengah mayoritas bursa Asia melemah.
Dilansir Reuters, Kamis (18/8/2016), bursa saham Jepang turun di sesi perdagangan Asia yang dinyatakan positif, di mana yen telah membebani sentimen. Indeks Nikkei 225 turun 1% dan indeks Topix turun 1,02%.
Yen Jepang menguat ke level 99,75 terhadap USD, sentuhan lebih rendah dari sesi sebelumnya di level 99,64, dan dibanding dengan tingkat tinggi di level 100,95 pada Rabu sore waktu Asia.
Sementara, yang mendorong penurunan eksportir utama, Toyota turun 1,40%, Nissan turun 2,03%, dan Mazda jatuh 3,06%. Penurunan ekspor pada Juli juga mungkin telah memukul eksportir.
Ekspor Jepang pada Juli turun 14%, penurunan terburuk dalam tujuh tahun, namun sesuai harapan, sedangkan impor menurun 24,7%, jauh dari perkiraan Reuters yang menurun 20,6%.
Melintasi Selat Korea, Indeks Kospi naik 0,16%. Di Australia, ASX 200 diperdagangkan hampir flat di level 5.539,00, dengan sektor material naik 0,75%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp32 miliar dengan 8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp4,68 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp20,82 miliar dan aksi beli sebesar Rp25,51 miliar. Tercatat 28 saham menguat, 7 saham melemah dan 10 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp65.500, PT Astra Agro lestari Tbk (AALI) naik Rp300 menjadi Rp16.900, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 menjadi Rp18.000.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp50 menjadi Rp18.450, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp25 menjadi Rp20.900, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp25 menjadi Rp45.350.
(izz)
Lihat Juga :