Luhut Ungkap Operator Setuju Arcandra Pangkas Investasi Masela

Kamis, 18 Agustus 2016 - 15:51 WIB
Luhut Ungkap Operator...
Luhut Ungkap Operator Setuju Arcandra Pangkas Investasi Masela
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, operator Blok Masela yakni Inpex dan Shell menyetujui pemangkasan biaya investasi yang dilakukan mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar dari USD22 miliar jadi USD15 miliar.

(Baca: Isi Posisi Menteri ESDM, Luhut Bicara Soal Blok Masela-Freeport)

Sebelumnya, kedua operator tersebut terlebih dahulu ditanya terkait kemampuan finansialnya. Luhut menjelaskan, angka tersebut sedang dihitung oleh Inpex dan Shell. Nilai tersebut tidak 100% berasal dari keputusan Arcandra.

"Ya itu lagi dihitung semua sama mereka karena angka-angka itu datang kembali, perubahan itu bukan dari Pak Candra, Pak Candra tanya 'cost structure-mu gimana? Gitu. Ya mereka keluarin, dikoreksi Pak Candra, mereka iyakan, makanya itu dapat angka USD15 miliar," tutur dia.

Kendati demikian, lanjut Luhut, angka itu juga belum pasti dan masih ada kemungkinan berkurang lagi. Namun, dia tidak mau penilaian atas angka investasi disebut asal-asalan di luar kantornya.

"Ya bisa kurang lagi dari situ. Kajian dari SKK Migas? Mana ada berani SKK Migas mau ngomong di luar, ngomong di kantor saya jangan ngomong di luar," pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut yang ditunjuk untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM menggantikan Arcandra menegaskan akan tetap meneruskan kebijakan ‎yang pro terhadap Indonesia. Salah satunya, langkah Arcandra yang mampu menurunkan ongkos pembangunan kilang Blok Masela dari sebelumnya USD22 miliar menjadi USD15 miliar.

"‎Kita teruskan. Jadi Masela yang cost-nya bisa diturunkan dari USD22 miliar ke USD15 miliar kita terusin. Sangat bisa sekali. Karena terlalu banyak angkanya yang saya lihat sementara terlalu tinggi," katanya belum lama ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
Netanyahu Ungkap Ingin...
Netanyahu Ungkap Ingin Berdamai dengan Negara-negara Arab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved