USD Menguat, Rupiah Sore Ini Makin Terjerumus
Jum'at, 19 Agustus 2016 - 17:11 WIB
USD Menguat, Rupiah Sore Ini Makin Terjerumus
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini semakin tidak berdaya atau semakin terjerumus ke zona merah. Kondisi pelemahan rupiah sore ini terjadi di tengah menguatnya USD terhadap beberapa mata uang dunia.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp13.163/USD atau semakin melemah jika dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.120/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.110-Rp13.194/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berakhir berada di posisi Rp13.145/USD atau jauh memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.116/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah ditutup pada level Rp13.155/USD dengan kisaran harian Rp13.089-Rp13.178/USD. Posisi rupiah terlihat memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.115/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.119/USD. Posisi ini tercatat kembali melemah dari posisi kemarin di level Rp13.114/USD.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/8/2016), USD pada sore hari ini naik, namun tetap tercatat mengalami kerugian lebih dari 1% terhadap beberapa mata uang lainnya pekan ini. Terbebani oleh kurangnya investor atas kepercayaan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga tahun ini.
Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang sebagai rival utamanya, turun 1,4% untuk pekan ini, meski pada hari ini tercatat naik 0,2% ke posisi 94,397. Padahal, kemarin jatuh ke level 94,077 atau terlemah sejak 23 Juni.
Euro sendiri merosot 0,3% terhadap USD ke level 1,1325, atau naik 1% sepanjang pekan ini. Sementara yen terhadap USD diperdagangkan di level 100,15.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp13.163/USD atau semakin melemah jika dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.120/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.110-Rp13.194/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berakhir berada di posisi Rp13.145/USD atau jauh memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.116/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah ditutup pada level Rp13.155/USD dengan kisaran harian Rp13.089-Rp13.178/USD. Posisi rupiah terlihat memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.115/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.119/USD. Posisi ini tercatat kembali melemah dari posisi kemarin di level Rp13.114/USD.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (19/8/2016), USD pada sore hari ini naik, namun tetap tercatat mengalami kerugian lebih dari 1% terhadap beberapa mata uang lainnya pekan ini. Terbebani oleh kurangnya investor atas kepercayaan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga tahun ini.
Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang sebagai rival utamanya, turun 1,4% untuk pekan ini, meski pada hari ini tercatat naik 0,2% ke posisi 94,397. Padahal, kemarin jatuh ke level 94,077 atau terlemah sejak 23 Juni.
Euro sendiri merosot 0,3% terhadap USD ke level 1,1325, atau naik 1% sepanjang pekan ini. Sementara yen terhadap USD diperdagangkan di level 100,15.
(izz)