IHSG Dibuka Menghijau Saat Bursa Saham Asia Terpeleset
Senin, 22 Agustus 2016 - 09:58 WIB
IHSG Dibuka Menghijau Saat Bursa Saham Asia Terpeleset
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan awal pekan tercatat menguat ketika beberapa bursa saham utama Asia terpeleset. Pasar saham Tanah Air dibuka menghijau dengan kenaikan 10,71 poin atau 0,20% ke level 5.426,75
Sementara pada perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG berakhir dengan kehilangan 45,42 poin atau 0,83% ke level 5.416,04. Pelemahan IHSG kemarin terjadi di tengah penguatan kebanyakan bursa utama Asia.
Dilansir Reuters, Senin (22/8/2016) bursa saham Asia terpeleset pada awal pekan saat dolar Amerika Serikat (USD) terseret ke posisi terendah saat sinyal Fed atau Bank Sentral AS untuk menaikkan suku bunga acuan semakin menguat. Di sisi lain indeks MSCI untuk saham saham Asia-Pasifik di luar Jepang mengalami penurunan 0,2%.
Sebelumnya indeks MSCI lebih dulu kehilangan 0,3% pekan kemarin saat Wall Street mencetak kerugian di akhir pekan ketika hampir bergerak mendatar selama sepekan. Pada perdagangan hari ini indeks Nikkei Jepang naik 0,23 di awal perdagangan atau bertambah 38,01 poin ke level 16.583,83.
Di seberang selat Korea, indeks Kospi justru melemah dengan penurunan sebesar 0,54% atau 11,03 poin ke posisi 2.045,21. Indeks Hang Seng juga memerah yang turun 27,26 poin atau 0,12% ke level 22.909,96 mengiringi kejatuhan indeks Shanghai sebesar 0,55% ke level 3.091,15.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp897 triliun dengan 1,42 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp94,0 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp295,7 miliar dan aksi beli sebesar Rp389,7 miliar. Tercatat 117 saham menguat, 99 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp250 menjadi Rp20.400, PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp150 menjadi Rp8.250 dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) meningkat Rp100 menjadi Rp4.000.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp825 menjadi Rp67.200, PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) berkurang Rp110 menjadi Rp1.010.
Sementara pada perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG berakhir dengan kehilangan 45,42 poin atau 0,83% ke level 5.416,04. Pelemahan IHSG kemarin terjadi di tengah penguatan kebanyakan bursa utama Asia.
Dilansir Reuters, Senin (22/8/2016) bursa saham Asia terpeleset pada awal pekan saat dolar Amerika Serikat (USD) terseret ke posisi terendah saat sinyal Fed atau Bank Sentral AS untuk menaikkan suku bunga acuan semakin menguat. Di sisi lain indeks MSCI untuk saham saham Asia-Pasifik di luar Jepang mengalami penurunan 0,2%.
Sebelumnya indeks MSCI lebih dulu kehilangan 0,3% pekan kemarin saat Wall Street mencetak kerugian di akhir pekan ketika hampir bergerak mendatar selama sepekan. Pada perdagangan hari ini indeks Nikkei Jepang naik 0,23 di awal perdagangan atau bertambah 38,01 poin ke level 16.583,83.
Di seberang selat Korea, indeks Kospi justru melemah dengan penurunan sebesar 0,54% atau 11,03 poin ke posisi 2.045,21. Indeks Hang Seng juga memerah yang turun 27,26 poin atau 0,12% ke level 22.909,96 mengiringi kejatuhan indeks Shanghai sebesar 0,55% ke level 3.091,15.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp897 triliun dengan 1,42 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp94,0 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp295,7 miliar dan aksi beli sebesar Rp389,7 miliar. Tercatat 117 saham menguat, 99 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) bertambah Rp250 menjadi Rp20.400, PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp150 menjadi Rp8.250 dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) meningkat Rp100 menjadi Rp4.000.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp825 menjadi Rp67.200, PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) berkurang Rp110 menjadi Rp1.010.
(akr)
Lihat Juga :