Rekor Baru, Wisman ke Indonesia Tembus 1 Juta dalam Sebulan
Kamis, 01 September 2016 - 14:41 WIB
Rekor Baru, Wisman ke Indonesia Tembus 1 Juta dalam Sebulan
A
A
A
JAKARTA - Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, pada Juli 2016, Indonesia membuat rekor baru dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melampui satu juta kunjungan. Jumlah kunjungan wisman pada Juli mencapai 1,03 juta kunjungan.
Angka ini meningkat 17,68% dibanding periode sama tahun sebelumnya dan meningkat 20,42% dibanding Juni 2016. "Ini sejarah dan rekor baru jumlah wisman kita yang masuk ke Indonesia, tertinggi dan pertama kalinya mencapai 1 juta dalam satu bulan," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (1/9/2016).
BPS juga mengapresiasi Kementerian Pariwisata atas promosi Indonesia ke semua negara-negara di belahan dunia, sehingga banyak yang terpesona dengan Indonesia.
"Kita apresiasi Kemenpar, bahwa wisman kita bisa lewat satu juta. Ini juga karena kampanye intensif mereka di berbagai negara dan atraksi-atraksi di beberapa destinasi wisata," ujarnya.
Selain itu, BPS juga melihat adanya Islamic Phobia yang terjadi di negara-negara Islam dunia ketika Ramadhan dan Lebaran.
"Jadi kemarin kita mengalami Islamic phobia. Orang-orang Amerika dan Eropa pingin ke Arab Saudi, tapi karena di sana terlalu panas, jadi mereka ke Indonesia. Karena sewaktu hari raya Islam kan di sini tidak terlalu panas," tutup dia.
Angka ini meningkat 17,68% dibanding periode sama tahun sebelumnya dan meningkat 20,42% dibanding Juni 2016. "Ini sejarah dan rekor baru jumlah wisman kita yang masuk ke Indonesia, tertinggi dan pertama kalinya mencapai 1 juta dalam satu bulan," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (1/9/2016).
BPS juga mengapresiasi Kementerian Pariwisata atas promosi Indonesia ke semua negara-negara di belahan dunia, sehingga banyak yang terpesona dengan Indonesia.
"Kita apresiasi Kemenpar, bahwa wisman kita bisa lewat satu juta. Ini juga karena kampanye intensif mereka di berbagai negara dan atraksi-atraksi di beberapa destinasi wisata," ujarnya.
Selain itu, BPS juga melihat adanya Islamic Phobia yang terjadi di negara-negara Islam dunia ketika Ramadhan dan Lebaran.
"Jadi kemarin kita mengalami Islamic phobia. Orang-orang Amerika dan Eropa pingin ke Arab Saudi, tapi karena di sana terlalu panas, jadi mereka ke Indonesia. Karena sewaktu hari raya Islam kan di sini tidak terlalu panas," tutup dia.
(izz)
Lihat Juga :