Penguatan Rupiah Menipis, IHSG Siang Ini Masih Menghijau
Senin, 05 September 2016 - 12:38 WIB
Penguatan Rupiah Menipis, IHSG Siang Ini Masih Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang masih terlihat menguat dibanding penutupan kemarin, namun penguatannya mulai menipis. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga berada di zona hijau.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.170/USD dengan kisaran harian Rp13.095-Rp13.171/USD. Posisi ini masih lebih baik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.250, namun mulai menipis dari pembukaan tadi pagi di posisi Rp13.095/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang berada pada posisi Rp13.195/USD atau masih lebih baik dibanding pembukaan tadi pagi di level Rp13.223/USD.
Sementara rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas siang ini di level Rp13.175/USD atau mulai berkurang dari pembukaan tadi pagi di level Rp13.145/USD meski masih lebih baik dibanding enutupan sebelumnya di level Rp13.233/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.197/USD. Posisi ini tercatat samkin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.261/USD.
Di sisi lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini semakin menghijau. Bursa saham Tanah Air siang ini bertambah 36,71 poin atau 0,69% ke level 5.390,17.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat 28,44 poin atau 0,53% ke level 5.381,91 pada saat bursa Asia juga dibuka di zona hijau. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 18,91 poin atau 0,35% ke level 5.353,46.
Sektor saham dalam negeri semuanya berada di zona positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri yang menguat 1,88% disusul sektor properti yang naik 1,35%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,94 triliun dengan 3,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp229,38 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp529,87 miliar, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp759,26 miliar. Tercatat 207 saham menguat, 86 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.170/USD dengan kisaran harian Rp13.095-Rp13.171/USD. Posisi ini masih lebih baik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.250, namun mulai menipis dari pembukaan tadi pagi di posisi Rp13.095/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang berada pada posisi Rp13.195/USD atau masih lebih baik dibanding pembukaan tadi pagi di level Rp13.223/USD.
Sementara rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas siang ini di level Rp13.175/USD atau mulai berkurang dari pembukaan tadi pagi di level Rp13.145/USD meski masih lebih baik dibanding enutupan sebelumnya di level Rp13.233/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.197/USD. Posisi ini tercatat samkin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.261/USD.
Di sisi lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini semakin menghijau. Bursa saham Tanah Air siang ini bertambah 36,71 poin atau 0,69% ke level 5.390,17.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat 28,44 poin atau 0,53% ke level 5.381,91 pada saat bursa Asia juga dibuka di zona hijau. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 18,91 poin atau 0,35% ke level 5.353,46.
Sektor saham dalam negeri semuanya berada di zona positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri yang menguat 1,88% disusul sektor properti yang naik 1,35%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,94 triliun dengan 3,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp229,38 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp529,87 miliar, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp759,26 miliar. Tercatat 207 saham menguat, 86 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA).
(izz)
Lihat Juga :