BPJS Tenaga Kerja Siap Tambah 700 Pegawai Baru

Rabu, 07 September 2016 - 01:02 WIB
BPJS Tenaga Kerja Siap...
BPJS Tenaga Kerja Siap Tambah 700 Pegawai Baru
A A A
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) menargetkan penambahan 700 pegawai baru setiap tahun hingga 2018. Tahun depan, perekrutan akan dilakukan bulan Januari 2017. BPJSTK juga mempersiapkan pengelolaan pegawai demi akuisisi 120 juta tenaga kerja di Indonesia.

Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz mengatakan saat ini pihaknya memiliki 4.447 pegawai dan akan terus ditambah demi akuisisi kepesertaan baru yang lebih luas. Bidang yang dibutuhkan yaitu customer services, marketing office, dan hubungan kelembagaan. SDM di ketiga posisi ini akan mendapatkan giliran pertukaran sesuai kebutuhan.

“Penambahan karyawan butuh 600-700 orang tiap tahun hingga 2018 nanti. Setelah itu baru kami evaluasi kebutuhannya kembali. Aplikasi lamaran yang masuk hingga 152 ribu dengan turnover yang kecil. Karena kami memiliki pengelolaan dan penawaran karir yang menarik,” ujar Naufal dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Dia mengatakan BPJSTK memiliki peran sebagai jasa keuangan dan pelayanan sehingga butuh SDM yang berkualitas. SDM saat ini merupakan generasi milenial yang butuh perlakuan berbeda. “Kami punya Institut BPJSTK sejak 2016 dengan kapasitas 180 orang. Kedepannya kami akan jadikan itu sebagai pusat riset ketenagakerjaan. Kami akan gandeng UGM, Cambridge School di Inggris, dan program aktuaria IPB,” ujarnya.

Karena itu. BPJS Ketenagakerjaan menerima penghargaan Best Employer Awards 2016 berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh AON Hewitt. Acara penghargaan ini diselenggarakan di Hotel Indonesia Kempinski , Selasa (6/9), dan diserahkan kepada Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz.

Hasil penilaian ini didapatkan dari survei yang dilakukan AON Hewitt kepada karyawan BPJS Ketenagakerjaan beberapa waktu yang lalu serta studi terhadap praktik human capital di BPJS Ketenagakerjaan. Dari survei didapatkan hasil yang menyatakan karyawan BPJS Ketenagakerjaan memiliki dedikasi yang tinggi dalam bekerja karena dukungan kebijakan manajemen dalam pengelolaan Human Capital.

Dalam mengelola lebih dari 4.500 karyawan yang tersebar di seluruh unit kerja di Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan mengelola SDM dengan menggunakan sistem Human Capital yang terintegrasi dan berbasis kompetensi serta didukung teknologi Human Capital Information System (HCIS), mulai dari proses rekrutmen, assessment center, penilaian kinerja dan talent management.

Dengan sistem yang telah dibangun, BPJS Ketenagakerjaan dapat mempersiapkan SDM yang handal dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan strategis jangka panjang sesuai sasaran institusi dan ukuran produktivitas yang diharapkan serta kebutuhan kompetensi di masa mendatang.

“Perencanaan kebutuhan dan pengembangan SDM penting dilakukan untuk dapat memenuhi ekspektasi publik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. Untuk mendapatkan SDM berkualitas, kami juga membangun Institut BPJS Ketenagakerjaan yang berperan penting dalam optimalisasi pengembangan SDM,” tambahnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
18 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
25 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
48 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved