PLN Buka Rekrutmen Tingkat SMA dan SMK di 25 Lokasi
Selasa, 13 September 2016 - 11:08 WIB
PLN Buka Rekrutmen Tingkat SMA dan SMK di 25 Lokasi
A
A
A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali membuka kesempatan kerja bagi lulusan SMK dan SMA yang akan ditempatkan pada beberapa wilayah kerja PLN. Rekrutmen umum tahap kedua tahun 2016 ini akan dibuka pada 25 Lokasi yakni Medan, Padang, Riau, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Kendari, Mamuju, Denpasar, Kupang, Ende, Surabaya, Mataram, Sumbawa, Bima, Ambon, Ternate, Jayapura, Manokwari, Sorong, Merauke, Biak dan Timika.
Senior Manager Public Relations PLN Agung Murdifi menerangkan pada situs resmi PLN pihaknya berencana merekrut tenaga kerja secara besar-besaran, yakni sekitar 5.558 pegawai baru. Di mana jumlah ini lebih besar dari jumlah rekrutmen pegawai tahun-tahun sebelumnya.
“Penyelesaian pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW pada 2019 membutuhkan sumber daya manusia yang banyak dan terampil. Untuk itu, PLN membutuhkan banyak bibit unggul mulai dari lulusan SMA/SMK hingga S2 untuk bersama-sama PLN menerangi nusantara dan membangun Indonesia yang lebih baik," terangnya di Jakarta.
Tercatat selama 2016, PLN telah mengangkat 3.639 pegawai baru dari jenjang SMA dan SMK hingga S2. Rekrutmen dilakukan secara bertahap dan saat ini sudah mencapai 72% dari target tahun ini dan diharapkan rekrutmen pegawai sudah mencapai 101% pada Desember 2016.
"Mengingat banyaknya pembangkit yang akan kami bangun, kami membutuhkan banyak operator/pelaksana dan staf administrasi dari jenjang SMA/SMK yang sudah siap kerja,” sambungnya.
Lebih lanjut dia menerangkan rekrutmen sendiri dibuka untuk SMA IPA, SMA IPS, SMK jurusan : teknik listrik, elektronika, mesin, teknik bangunan, dan jurusan administrasi perkantoran/sekretaris. Jurusan yang dibuka akan berbeda antar lokasi rekrutmen.
Untuk menjaring tenaga kerja muda unggulan, para pelamar kerja akan melewati serangkaian seleksi, yakni Seleksi Administrasi, Tes Kebugaran/Tes Endurance, Tes Akademik, Tes Psikologi, Tes Kesehatan, Wawancara, dan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Prajabatan. Seluruh tahap seleksi dilakukan di lokasi rekrutmen.
Periode pendaftaran dibuka pada 13-23 September 2016. "Dengan ini, diharapkan PLN dapat menjaring tenaga-tenaga kerja muda terbaik di seluruh tanah air," tutup Agung Murdifi.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan PLN secara nasional mecapai lebih dari 62 juta. Sementara angka rasio elektrifikasi sampai dengan tahun 2015 masih 88,3%. Untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi, pemerintah pun mencanangkan program pembangunan pembangkit 35.000 MW beserta jaringan transmisi 46.000 kms dan Gardu Induk 108.000 MVA hingga 2019.
Oleh karena itu, PLN perlu menambah dan meningkatkan tenaga-tenaga kerja terbaik yang dapat mendukung realisasi program tersebut. Terkait pembukaan lowongan pekerjaan, PLN menghimbau agar pelamar berhati-hati terhadap penipuan informasi rekrutmen.
PLN tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun selama pelamar mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN. Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi. Segala informasi rekrutmen PLN dapat dilihat pada situs resmi www.pln.co.id
Senior Manager Public Relations PLN Agung Murdifi menerangkan pada situs resmi PLN pihaknya berencana merekrut tenaga kerja secara besar-besaran, yakni sekitar 5.558 pegawai baru. Di mana jumlah ini lebih besar dari jumlah rekrutmen pegawai tahun-tahun sebelumnya.
“Penyelesaian pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW pada 2019 membutuhkan sumber daya manusia yang banyak dan terampil. Untuk itu, PLN membutuhkan banyak bibit unggul mulai dari lulusan SMA/SMK hingga S2 untuk bersama-sama PLN menerangi nusantara dan membangun Indonesia yang lebih baik," terangnya di Jakarta.
Tercatat selama 2016, PLN telah mengangkat 3.639 pegawai baru dari jenjang SMA dan SMK hingga S2. Rekrutmen dilakukan secara bertahap dan saat ini sudah mencapai 72% dari target tahun ini dan diharapkan rekrutmen pegawai sudah mencapai 101% pada Desember 2016.
"Mengingat banyaknya pembangkit yang akan kami bangun, kami membutuhkan banyak operator/pelaksana dan staf administrasi dari jenjang SMA/SMK yang sudah siap kerja,” sambungnya.
Lebih lanjut dia menerangkan rekrutmen sendiri dibuka untuk SMA IPA, SMA IPS, SMK jurusan : teknik listrik, elektronika, mesin, teknik bangunan, dan jurusan administrasi perkantoran/sekretaris. Jurusan yang dibuka akan berbeda antar lokasi rekrutmen.
Untuk menjaring tenaga kerja muda unggulan, para pelamar kerja akan melewati serangkaian seleksi, yakni Seleksi Administrasi, Tes Kebugaran/Tes Endurance, Tes Akademik, Tes Psikologi, Tes Kesehatan, Wawancara, dan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Prajabatan. Seluruh tahap seleksi dilakukan di lokasi rekrutmen.
Periode pendaftaran dibuka pada 13-23 September 2016. "Dengan ini, diharapkan PLN dapat menjaring tenaga-tenaga kerja muda terbaik di seluruh tanah air," tutup Agung Murdifi.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan PLN secara nasional mecapai lebih dari 62 juta. Sementara angka rasio elektrifikasi sampai dengan tahun 2015 masih 88,3%. Untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi, pemerintah pun mencanangkan program pembangunan pembangkit 35.000 MW beserta jaringan transmisi 46.000 kms dan Gardu Induk 108.000 MVA hingga 2019.
Oleh karena itu, PLN perlu menambah dan meningkatkan tenaga-tenaga kerja terbaik yang dapat mendukung realisasi program tersebut. Terkait pembukaan lowongan pekerjaan, PLN menghimbau agar pelamar berhati-hati terhadap penipuan informasi rekrutmen.
PLN tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun selama pelamar mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN. Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi. Segala informasi rekrutmen PLN dapat dilihat pada situs resmi www.pln.co.id
(akr)
Lihat Juga :