IHSG Sesi I Masih Melemah Iringi Kejatuhan Rupiah

Selasa, 13 September 2016 - 12:22 WIB
IHSG Sesi I Masih Melemah...
IHSG Sesi I Masih Melemah Iringi Kejatuhan Rupiah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I perdagangan hari ini masih tertahan di zona merah, untuk meneruskan tren negatif sejak pembukaan. Bursa saham Tanah Air siang terkoreksi 40,10 poin atau 0,76%% ke level 5.241,81.

(Baca Juga: IHSG Dibuka Memerah Usai Libur Panjang, Bursa Asia Membaik)

Pada sesi pagi, IHSG dibuka melemah 39,57 poin atau 0,75% ke level 5.242,34 pada saat bursa utama Asia membaik. Sedangkan kemarin pasar saham dalam negeri ditutup kehilangan 89,16 poin atau 1,66% ke level 5.281,92.

Sektor saham di dalam negeri mayoritas masih berada di bawah tekanan. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang anjlok 2,81%. Infrastruktur menjadi sektor satu-satunya yang menguat sebesar 0,13%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,93 triliun dengan 3,00 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp148,9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,17 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp1,02 triliun Tercatat 58 saham menguat, 229 saham melemah dan 76 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT. Matahari Department Store Tbk. (LPPF), PT Pudjiadi & Sons Tbk. (PNSE) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Sedangkan saham yang melemah di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Polaris Investama Tbk (PLAS).

Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang semakin terpuruk ke kisaran level Rp13.150/USD. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ada di posisi Rp13.154/USD atau memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.108/USD dengan kisaran harian Rp13.130-Rp13.186/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, masih tertahan di level Rp13.151/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di akhir pekan pada level Rp13.089/USD.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah hingga sesi I ada di level Rp13.151/USD dengan kisaran harian Rp13.095-Rp13.190/USD. Posisi ini makin menyusut dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.108/USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
13 menit yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
29 menit yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
54 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
1 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
1 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved