Jokowi Tegur Menko Darmin Soal Paket Kebijakan dan Deregulasi
Jum'at, 16 September 2016 - 18:03 WIB
Jokowi Tegur Menko Darmin Soal Paket Kebijakan dan Deregulasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution terkait program deregulasi peraturan serta paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sejak tahun lalu. Pasalnya, dua hal itu akan berdampak terhadap iklim investasi dan kepastian usaha di Tanah Air.
Jokowi meminta Menko Darmin untuk tetap memantau proses deregulasi aturan yang berbelit dan menyulitkan dunia usaha. Sebab, dia mendapat laporan bahwa pascaaturan tersebut dipangkas, malah timbul aturan baru yang tidak kalah menyulitkan bagi dunia usaha.
"Deregulasinya agar terus kita lakukan Pak Menko (Darmin), tidak berhenti karena saya lihat sudah ada yang dipotong, ada muncul lagi aturan-aturan di tingkat di bawah menteri yang itu juga menurut saya sangat mengganggu," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
Menurutnya, jika aturan-aturan tersebut dipangkas dan kemudian muncul aturan baru maka proses deregulasi yang dilakukan pemerintah selama ini akan sia-sia.
"Nanti akan saya tunjukkan masih banyak dipotong di sini muncul, di aturan-aturan yang lainnya, enggak ada artinya kalau kita terus-terusan seperti ini. Saya tunjukan nanti pada suatu saat, pada rapat yang lebih khusus," imbuh dia.
Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta Menko Darmin untuk mengawal implementasi paket kebijakan agar benar-benar konkret di lapangan. Khusus untuk dwelling time, Jokowi juga memerintahkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan dan kementerian teknis lainnya untuk melakukan perombakan dan reformasi secara besar-besaran di pelabuhan.
"Karena angka dwelling time masih tinggi. Ini sudah saya kirim tim khusus dari Polri tapi diharapkan nanti juga dari kementerian-kementerian terkait dengan ini masuk sistemnya masuk, Polri masuk selesai, sistem masuk. Saya kira nanti semua akan seperti itu sehingga inefisiensi di semua lini bisa kita kurangi besar besaran. Bisa kita hilangkan," pungkas Jokowi.
Jokowi meminta Menko Darmin untuk tetap memantau proses deregulasi aturan yang berbelit dan menyulitkan dunia usaha. Sebab, dia mendapat laporan bahwa pascaaturan tersebut dipangkas, malah timbul aturan baru yang tidak kalah menyulitkan bagi dunia usaha.
"Deregulasinya agar terus kita lakukan Pak Menko (Darmin), tidak berhenti karena saya lihat sudah ada yang dipotong, ada muncul lagi aturan-aturan di tingkat di bawah menteri yang itu juga menurut saya sangat mengganggu," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
Menurutnya, jika aturan-aturan tersebut dipangkas dan kemudian muncul aturan baru maka proses deregulasi yang dilakukan pemerintah selama ini akan sia-sia.
"Nanti akan saya tunjukkan masih banyak dipotong di sini muncul, di aturan-aturan yang lainnya, enggak ada artinya kalau kita terus-terusan seperti ini. Saya tunjukan nanti pada suatu saat, pada rapat yang lebih khusus," imbuh dia.
Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta Menko Darmin untuk mengawal implementasi paket kebijakan agar benar-benar konkret di lapangan. Khusus untuk dwelling time, Jokowi juga memerintahkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan dan kementerian teknis lainnya untuk melakukan perombakan dan reformasi secara besar-besaran di pelabuhan.
"Karena angka dwelling time masih tinggi. Ini sudah saya kirim tim khusus dari Polri tapi diharapkan nanti juga dari kementerian-kementerian terkait dengan ini masuk sistemnya masuk, Polri masuk selesai, sistem masuk. Saya kira nanti semua akan seperti itu sehingga inefisiensi di semua lini bisa kita kurangi besar besaran. Bisa kita hilangkan," pungkas Jokowi.
(izz)
Lihat Juga :