Bulan Depan, Bank Indonesia Luncurkan Fintech Office

Jum'at, 23 September 2016 - 02:03 WIB
Bulan Depan, Bank Indonesia...
Bulan Depan, Bank Indonesia Luncurkan Fintech Office
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan meluncurkan financial technology (fintech) office yang akan menjadi wadah evaluasi, penelusuran, dan mitigasi risiko dalam pengembangan perusahaan-perusahaan di bidang teknologi keuangan, khususnya terkait sistem pembayaran.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Pungki Wibowo mengatakan pemerintah juga akan menerbitkan peraturan terkait penyelenggaraan transaksi pembayaran (PTP) yang antara lain, akan mengatur pelaksanaan transaksi pembayaran oleh fintech, termasuk dompet elektronik (e-wallet) paling lambat pada Oktober mendatang.

"Kami sedang membuat aturannya. Dan pertengahan Oktober, kami akan meluncurkan fintech office dan regulatory sandbox," kata Pungki di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Menurut Pungki, perkembangan perusahaan di bidang teknologi keuangan sangat pesat hampir di seluruh dunia. Dia berharap fintech office dapat menjadi inisiator riset terkait kegiatan fintech, ajang kolaborasi pertukaran ide inovatif antar pelaku industri dengan regulator.

Sejumlah perusahaan fintech pun saat ini mulai merambah bisnis layanan remitansi atau transaksi pengiriman uang antar negara, yang selama ini hanya dilayani perbankan maupun perusahaan remitansi.

Salah satu diantaranya, perusahaan spesialis jasa pembayaran di Asia, PaySec menggandeng dua penyelenggara jasa pembayaran lokal yaitu Intrajasa (remitansi) dan KinerjaPay (e-commerce).

CEO PaySec Richard Barry mengatakan kerja sama ini merupakan upaya perseroan untuk memperluas pasar di Tanah Air. Sebelumnya PaySec juga telah mendirikan PaySec Indonesia yang diberi nama PT Pay Secured Online Indonesia.

"Kami mengenali banyaknya potensi di Indonesia dan kami berniat untuk berinvestasi jauh lebih luas di wilayah ini. Selanjutnya pendirian PaySec Indonesia dan kerja sama kami dengan kedua perusahaan perintis ini," kata Richard.

Menurutnya, PaySec Indonesia juga terus berkomitmen untuk membawa keahliannya di bidang jasa pembayaran dan menciptakan produk-produk yang menghubungkan pedagang di seluruh dunia dengan konsumen di Indonesia.

"Perusahaan akan terus memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri dan mendukung para pengusaha lokal dalam mendorong sistem pembayaran," imbuhnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
48 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved