Petani Tembakau Diminta Tidak Khawatirkan Isu Perpindahan Komoditas

Minggu, 25 September 2016 - 07:24 WIB
Petani Tembakau Diminta...
Petani Tembakau Diminta Tidak Khawatirkan Isu Perpindahan Komoditas
A A A
JAKARTA - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indonesia mengingatkan petani, khususnya petani tembakau agar tidak khawatir terhadap intimidasi perpindahan komoditas.

Ketua Umum KTNA, Winarno Tohir menyatakan saat ini beberapa petani tembakau di desak oleh sejumlah pihak untuk beralih komoditas dengan tanaman lain.

"Janganlah begitu. Kami (petani) paham betul soal apa yang sebaiknya dan tidak untuk ditanam. Petani tembakau jangan khawatir," kata Winarno dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (25/9/2016).

Terkait kebebasan memilih komoditas, Winarno menegaskan bahwa petani dilindungi oleh undang-undang (UU). Petani bebas menanam jenis komoditas apapun yang dia inginkan, lepas dari paksaan.

"Ada penangkalnya yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. Petani punya hak atas pilihan komoditas," tegasnya.

Alasan lain mengapa akan sangat sulit mendesak petani untuk beralih komoditi adalah pengetahuan bertanam yang turun menurun diwariskan dan nilai ekonomis tembakau layak diperhitungkan.

"Budaya menanam tembakau adalah warisan dari generasi ke generasi. Sekarang harga lumayan bagus, bisa Rp43.000 per kilogram," ungkapnya.

Tembakau sebagai salah satu komoditas utama bangsa, diyakini akan tetap memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia, juga bagi petani tembakau. Dukungan penuh Pemerintah lewat penelitian akan sangat membantu kelestarian budidaya tembakau.

"Petani tembakau Indonesia jangan khawatir hasilnya tidak dibeli karena pasti akan dibeli oleh mitra, sebab tembakau Indonesia punya cita rasa yang khas. Perlu dukungan Pemerintah terhadap riset dan pengembangan agar peneliti dapat menghasilkan varietas yang baik," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dulu Terdampak PHK,...
Dulu Terdampak PHK, Kini Sudarti Lebih Sejahtera Berkat Pertanian Tembakau
Pertanian Tembakau yang...
Pertanian Tembakau yang Membawa Manfaat Luas bagi Ekonomi Kerakyatan di Rembang
Program Kemitraan Pertanian...
Program Kemitraan Pertanian Tembakau Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Wonogiri
Banyak Dampak Negatif,...
Banyak Dampak Negatif, Kementan Usul Wacana Revisi PP 109 Dipertimbangkan Lagi
4.245 Hektare Tanaman...
4.245 Hektare Tanaman Tembakau di Lombok Timur Tergenang Air Hujan
Beratkan Petani, Kementan...
Beratkan Petani, Kementan Tolak Revisi PP No 109/2012
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
8 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
9 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved