Harga Minyak Dunia Naik Lagi Dekati Level USD50/Barel

Jum'at, 30 September 2016 - 07:55 WIB
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik Lagi Dekati Level USD50/Barel
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia melonjak lebih dari 1% dengan minyak brent mendekati USD50 per barel pada optimisme pemangkasan produksi yang direncanakan oleh OPEC, meskipun keuntungan yang terbatas oleh keraguan pengurangan akan dapat mengatasi kelebihan minyak mentah global.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (30/8/2016), harga minyak mentah brent naik 55 sen atau 1,1% menjadi USD49,24 per barel. Sementara, harga minyak AS West Texas Intermediate naik 78 sen atau 1,7% untuk menetap di level USD47,83 setelah menyentuh tertinggi dalam satu bulan di level USD48,32.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) setuju untuk memangkas produksi sekitar 32,5-33,0 juta barel per hari (bph) dari total produksi sebelumnya sebesar 33,5 juta barel per hari, diperkirakan oleh Reuters untuk menjadi tingkat produksi pada Agustus.

OPEC mengatakan rincian lainnya akan diketahui pada pertemuan kebijakan pada November, akan menjawab ketika perjanjian tersebut mulai berlaku, apa kuota baru bagi negara-negara anggota akan dan untuk apa periode, dan bagaimana kepatuhan akan diverifikasi.

Baik brent dan WTI naik 7% pada pekan ini. Pada Rabu kemarin, data Reuters menunjukkan volume WTI mencapai rekor tinggi sekitar 986.000 barel, sekitar USD4,6 miliar pada nilai diperdagangkan.

"Fakta bahwa kami datang begitu dekat dengan USD50 per barel namun tidak memberitahu pasar mulai merasakan penurunan produksi OPEC akan palsu," kata Tariq Zahir dari Tyche Capital Advisors di New York.

Para pejabat OPEC mengatakan rencana mereka akan menghapus sekitar 700.000 barel per hari dari pasar. Analis memperkirakan kelebihan pasokan minyak mentah global di antara 1,0-1.500.000 bph.

"Surplus global yang masih ada kemungkinan bahwa harga minyak bisa menelusuri lebih lanjut," kata Dominick Chirichella, partner senior di Institut Manajemen Energi di New York.

Beberapa analis optimis tentang kesepakatan OPEC. Paul Horsnell, kepala riset komoditas di Standard Chartered, mengatakan apa yang penting adalah sikap Arab Saudi untuk harga pertahanan dari perlindungan pangsa pasar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
6 menit yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
41 menit yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
1 jam yang lalu
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
1 jam yang lalu
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
2 jam yang lalu
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved