62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia

Jum'at, 19 Juni 2026 - 08:09 WIB
loading...
62 Juta Barel Minyak...
Pembukaan kembali Selat Hormuz setelah lebih dari 100 hari mengalami gangguan diperkirakan akan melepaskan sekitar 62 juta barel minyak mentah ke pasar global. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Pembukaan kembali Selat Hormuz setelah lebih dari 100 hari mengalami gangguan diperkirakan akan melepaskan sekitar 62 juta barel minyak mentah ke pasar global. Kondisi ini berpotensi mengubah kekhawatiran pasar dari ancaman kekurangan pasokan menjadi risiko kelebihan pasokan, khususnya bagi kilang-kilang di Asia.

"Kami memperkirakan ekspor minyak dari Teluk Persia akan kembali normal ke level sebelum perang pada akhir Juli," kata analis Goldman Sachs yang dipimpin Daan Struyven dalam laporan Bloomberg, yang dikutip Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel

Data Signal Group menunjukkan sekitar 31 kapal tanker raksasa yang membawa sekitar 62 juta barel minyak mentah tertahan di kawasan Teluk Persia selama gangguan pelayaran. Dengan tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, kapal-kapal tersebut diperkirakan segera kembali beroperasi dan menyalurkan muatannya ke berbagai pasar tujuan.

Bagi negara-negara Asia, khususnya India dan kawasan Asia Timur, pasokan tambahan tersebut diperkirakan mulai tiba dalam satu hingga tiga pekan ke depan. Namun, masuknya volume minyak dalam jumlah besar terjadi ketika banyak kilang di Asia telah mengamankan pasokan alternatif selama konflik berlangsung dan bahkan menurunkan tingkat pengolahan akibat tingginya harga minyak yang menekan permintaan bahan bakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Rekomendasi
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Berita Terkini
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved