Depok Dirundung Kelangkaan Gas Melon

Selasa, 04 Oktober 2016 - 21:02 WIB
Depok Dirundung Kelangkaan...
Depok Dirundung Kelangkaan Gas Melon
A A A
DEPOK - Sudah dua pekan belakangan ini, masyarakat di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami kelangkaan gas elpiji tiga kilogram atau yang dikenal gas tabung melon. Kelangkaan gas melon mulai terasa paska Hari Raya Idul Adha pada medio September kemarin.

Masalah kelangkaan ini diamini oleh Ketua Hiswana Migas Kota Depok, Athar Susanto. "Ini karena kemarin ada Idul Adha, permintaan gas saat itu tinggi. Jadi, Disperindag harusnya mengusulkan ke Pertamina minta penambahan gas," katanya di Depok, Selasa (4/10/2016).

Selain masalah kurangnya pasokan, hal lain adalah adanya mutasi pejabat di Pemerintah Kota Depok. "Mungkin karena kemarin ada mutasi pejabat di Pemkot, jadi tidak melaporkan ke Pertamina. Sehingga terjadi kekurangan pasokan gas seperti sekarang," sambung Athar.

Untuk mengatasinya, Hiswana Migas Depok mengambil inisiatif mengajukan penambahan gas tiga kilogram ke Pertamina. Untuk dua hari mendatang, permintaan penambahan sebanyak 67.000 tabung gas melon. Masing-masing per hari adalah 33.600 tabung dan akan disebar ke 24 agen dan 500 pangkalan di 63 kelurahan.

Athar mengatakan per bulannya, pihaknya menerima pasokan tetap dari Pertamina sebanyak 1.450.000 tabung gas. "Kami berharap Disperindag segera membuat surat ke Pertamina untuk meminta penambahan gas melon, karena kelangkaan sudah kami temukan," katanya.

Kelangkaan gas melon, lanjut Athar sudah ditemukan di wilayah Leuwinanggung, Cipayung, Pondok Terong. "Wilayah-wilayah itu belum tercover, padahal di sana banyak perumahan-perumahan. Banyak juga pelaku usaha mikro yang membutuhkan gas tiga kg. Daerah urban seperti itu perlu diperhatikan," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Khawatirkan...
Industri Khawatirkan Masalah Pasokan dan Harga Gas Bumi
Optimalisasi Pasokan,...
Optimalisasi Pasokan, Industri Pengguna Gas Bumi Usul Program HGBT Dihapuskan
Pasokan Minim, Kadin...
Pasokan Minim, Kadin Desak Pemerintah Buka Keran Impor Gas Industri
Kadin: Gas Jadi Penopang...
Kadin: Gas Jadi Penopang Hilirisasi Industri Strategis
Eropa Masih Bingung...
Eropa Masih Bingung Bagaimana Cara Bayar ke Rusia, Harga Gas Stop Melemah
Pasokan Gas Bergantung...
Pasokan Gas Bergantung LNG, Program HGBT Bakal Hadapi Banyak Tantangan
Berita Terkini
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
8 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
33 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
38 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
2 jam yang lalu
Infografis
Eropa Pernah Ketakutan...
Eropa Pernah Ketakutan Bakal Membeku, Kini Kelebihan Pasokan Gas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved