Pemerintah-DPR Akhirnya Sepakat Empat BUMN Right Issue

Rabu, 05 Oktober 2016 - 14:51 WIB
Pemerintah-DPR Akhirnya...
Pemerintah-DPR Akhirnya Sepakat Empat BUMN Right Issue
A A A
JAKARTA - Pemerintah bersama Komisi XI DPR RI dalam rapat kerja hari ini menyetujui penerbitan saham baru (rights issue) empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Nilai right issue tersebut disepakati sebesar Rp14 triliun.

Dalam rapat tersebut, dari pemerintah diwakili oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang mewakili Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati karena sedang bertandang ke Washington DC.

(Baca: DPR Persoalkan Rights Issue BUMN, Ini Jawaban Menko Darmin)

"Maka, dari 10 fraksi yang tercatat, delapan setuju, satu tidak, dan satu lagi belum hadir. Yang setuju, tentu saja memberikan catatan, tapi secara garis besar, ini bisa disetujui," kata Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng saat ‎membacakan hasil keputusan rapat di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Delapan fraksi tersebut menyetujui privatisasi melalui skema right issue senilai Rp14 triliun dengan rincian, sebesar Rp9 triliun berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Rp5 triliun dari investor publik.

Keempat BUMN yang disepakati right issue tersebut yakni PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), dan PT PP Tbk (PTPP).

Beberapa fraksi yang setuju dan memberikan catatan yakni Golkar menyetujui dengan catatan right issue hanya diperbolehkan untuk tujuan-tujuan fokus perusahaan.

Fraksi Nasdem memberikan catatan bahwa di saat kondisi fiskal Indonesia yang sedang mengalami guncangan, diharapkan suntikan modal ini dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk tujuan memacu pertumbuhan ekonomi.

Sementara Fraksi Gerindra menolak, mereka lebih mempertimbangkan pada kondisi keuangan negara yang belum sehat, sehingga harus banyak penghematan di sana sini untuk menstabilkan kondisi keuangan negara.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
20 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
37 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
43 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
48 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
48 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved