Gas Dalam Negeri Hanya Tersisa 41 Tahun Lagi

Jum'at, 14 Oktober 2016 - 21:11 WIB
Gas Dalam Negeri Hanya...
Gas Dalam Negeri Hanya Tersisa 41 Tahun Lagi
A A A
BANDUNG - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengungkapkan bahwa saat ini gas yang dimiliki Indonesia semakin menipis. Dimana jumlah gas di Tanah Air hanya dapat dinikmati tidak lebih dari 50 tahun.

"Kandungan gas bumi Indonesia itu cukup besar kalau dibanding dengan beberapa negara lainnya. Sisa produksi gas kita 41 tahun lagi," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup di Bandung, Jumat (14/16/2016).

(Baca Juga: 110.000 Jaringan Gas Rumah Tangga Siap Tersambung)

Menurutnya Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan ekspor gas, tepatnya pada 1974. Namun, Indonesia lambat menyadari bahwa di dalam negeri sebenarnya sangat membutuhkan gas, meski saat ini struktur ekspor gas dalam negeri sudah direformasi.

Dia menuturkan, porsi ekspor gas masih sangat tinggi hingga 48%. "Indonesia menjadi negara pertama pengekspor gas, dari Arun. Tapi saat ini sisanya 52% untuk domestik," imbuh dia.

(Baca Juga: PGN Bangun dan Operasikan 78% Pipa Gas di Indonesia)

Bahkan lanjut dia, gas saat ini menjadi kebutuhan utama dan berdasarkan target bauran energi nasional, komoditas ini pada 2025 ditarget dapat memenuhi kebutuhan energi hingga mencapai 22%. Meski menjadi kebutuhan utama, namun dia menerangkan bukan satu-satunya sektor energi dalam negeri, karena saat ini Indonesia memiliki konsep soal bauran energi.

Konsep tersebut, diterangkan tidak hanya sektor energi fosil yang menjadi penopang energi nasional, karena ada energi terbarukan. Namun, untuk melakukan energi bauran bukanlah gas yang banyak. "Tapi kita punya portofolio besar. Kita harus bangun postur bauran energi yang ideal," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved