PLN Pastikan Tak Ada Kecurangan di Tender PLTGU Jawa 1

Sabtu, 15 Oktober 2016 - 15:43 WIB
PLN Pastikan Tak Ada...
PLN Pastikan Tak Ada Kecurangan di Tender PLTGU Jawa 1
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan sangat berhati-hati dalam proses penentuan peringkat pertama tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 berkapasitas 1600 megawatt (MW).

Senior Manajer Humas PLN Agung Murdifi mengatakan, hingga saat ini proses yang baru diselesaikan adalah proses evaluasi teknis dan administrasi tender PLTGU Jawa 1, termasuk evaluasi harga. "Saat ini masih proses penentuan peringkat pertama peserta tender," kata Agung, di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

(Baca Juga: Peringkat Pertama Tender Ditentukan, PLTGU Jawa 1 Siap Dibangun)

Dia mengatakan, tim evaluator benar-benar telah menganalisa dan memeriksa semua dokumen penawaran sebab proyek ini memiliki risiko kegagalan yang tinggi bila peserta tidak mengikuti syarat pengadaan. PLN, menurutnya juga meninjau pada aspek efisiensi tender.

"Konsorsium pemenang pastinya sudah sesuai dengan ketentuan serta merupakan pengembang yang benar, berkompeten dan tentu saja memiliki kemampuan keuangan yang baik," kata dia.

Seperti diketahui, proyek PLTGU Jawa 1 rencananya dibangun dengan kapasitas 1600 MW. Diperkirakan nilai investasi untuk proyek tersebut mencapai USD 2 miliar atau setara Rp 26 triliun.

Nantinya PLTGU Jawa 1 direncanakan akan berlokasi pembangunannya di Muara Tawar. Letak lokasi yang direncanakan di Muara Tawar tentu memerlukan reklamasi guna memenuhi tersedianya lahan.

Proyek pembangunan PLTU Jawa 1 ini sendiri diikuti oleh konsorsium antara lain, PJB-PT Rukun Raharja-Mitsubishi Coorp, PT Medco Energy-Nebras, Pertamina-Marubeni Coorporation-Sojitz Coorp dan PT Adaro Energy-Sembawang Coorporation.

Sebelumnya Pengamat Energi Fabby Tumiwa pernah mengatakan, walaupun Pertamina mempunyai penawaran harga lebih rendah namun secara pengalaman pengerjaan proyek seperti PLTGU belum dimiliki. "Pertamina sendiri belum mempunyai pengalaman pengerjaan proyek PLTGU. Yang berpengalaman itu rekan sekonsorsiumnya," ujar Fabby.

Dia menganggap konsorsium seperti PJB-PT Rukun Raharja-Mitsubishi Coorp maupun PT Medco Energy-Nebras lebih memiliki kesiapan pengalaman pengerjaan PLTGU, walaupun harga penawarannya tinggi dibandingkan konsorsium Pertamina.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved