Hadapi MEA, Serikat Pekerja Diminta Tingkatkan Produktivitas

Minggu, 16 Oktober 2016 - 19:58 WIB
Hadapi MEA, Serikat...
Hadapi MEA, Serikat Pekerja Diminta Tingkatkan Produktivitas
A A A
JAKARTA - Dalam menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), serikat pekerja/serikat puruh (SP/SB) diminta bekerja sama dengan pemerintah dan asosiasi pengusaha untuk meningkatkan produktivitas dan keterampilan kerja para anggotanya.

"Dalam persaingan global saat ini keberadaan SP/SB juga mempunyai fungsi mengembangkan keterampilan, dan keahlian anggotanya agar kesejahteraan buruh meningkat dan ikut memajukan perusahaan," kata Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (16/10/2016).

Dia mengingatkan dalam merumuskanan melaksanakan program organisasi, SP/SB di Indonesia perlu mengingat kembali tujuan dasar pendirian SP/SB, Federasi dan Konfederasi yakni memberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan, serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bagi pekerja dan keluarganya.

Berdasarkan data yang ada pada Kementerian Ketenagakerjaan, saat ini terdapat 11 Konfederasi SP/SB, 111 Federasi SP/SB, 7.294 SP/SB, dengan jumlah anggota 2.717.961 pekerja/buruh.

"Perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan, serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bukan hanya selalu dari sisi finansial, melainkan juga dengan cara membantu mengembangkan potensi anggotanya pada bidang-bidang tertentu, agar yang bersangkutan mampu mengoptimalkan potensinya," katanya.

Haiyani berpendapat hendaknya dibuat pengaturan, dalam melaksanakan hubungan industrial, SP/SB juga mempunyai fungsi untuk mengembangkan keterampilan, dan keahlian anggotanya untuk ikut memajukan perusahaan.

"Kami berharap, program-program organisasi SP/SB dapat dipersiapkan untuk membantu meningkatkan keahlian dan kompetensi kerja para anggotanya sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja/buruh," ujar dia.

Pemerintah memberikan apresiasi terhadap keberadaan organisasi SP/SB sebagai wadah pekerja/buruh dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan anggota SP/SB dan keluarganya. "Peran dan fungsi SP/SB sangat diperlukan untuk memperjuangkan kepentingan pekerja/buruh dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan," tuturnya.

Lebih lanjut kata Haiyani cara dan sistim bekerja, cara berinteraksi dan cara berkomunikasi antar pengurus dan anggota juga harus diatur dan ditetapkan secara jelas dalam organisasi. Sehingga, kerja sama internal dan eksternal yang melibatkan pemerintah dan asosiasi pemgusaha dapat berjalan dengan baik.

Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan peran di bidang hubungan industrial dan meningkatkan kerja sama yang efektif dan produktif dalam forum-forum tripartit untuk kepentingan bersama.

"Percayalah jika kita bersama-sama berupaya menciptakan kesejahteraan buruh, maka kesejahteraan buruh akan terwujud. Untuk itu dibutuhkan kesamaan pesepsi, visi dan misi yang sama dalam mewujudkan kesejahteraan buruh," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
Pengusaha dan Buruh...
Pengusaha dan Buruh Menolak Pungutan Tabungan Perumahan Rakyat
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
50 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved