Agen Batasi Pangkalan Buat Gas Melon Langka di Yogyakarta

Selasa, 18 Oktober 2016 - 00:43 WIB
Agen Batasi Pangkalan...
Agen Batasi Pangkalan Buat Gas Melon Langka di Yogyakarta
A A A
YOGYAKARTA - Sejumlah warga di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami kesulitan mendapatkan LPG tiga kilogram alias kerap disebut gas melon. Pantauan KORAN SINDO Yogyakarta, warga kesulitan mendapatkan gas melon karena dari sedikitnya jatah di pangkalan. Pangkalan gas mengaku pasokan mereka dari agen juga dikurangi.

Seperti diungkapkan salah satu pangkalan gas di Gunungkidul yang enggan disebutkan namanya. Sejak bulan September dan Oktober ini, jatah gas 3 kg dari agen untuk pangakalan yang ia miliki dikurangi cukup banyak, lebih dari 10%. Awalnya, dalam sebulan ia mendapat jatah sebanyak 750 tabung, namun dalam dua bulan terakhir jatahnya dikurangi menjadi 650 tabung. “Saya dikurangi 100 tabung, tidak tahu alasannya apa,” tuturnya, Senin (17/10/2016).

Karena dikurangi, maka jatah untuk konsumen yang sering datang ke pangkalannya jauh berkurang. Ia sering kehabisan stok saat masyarakat banyak ingin membeli. Ia menceritakan telah menanyakan kebijakan pengurangan tersebut, namun jawaban dari agen yang ia peroleh bahwa semua pangkalan juga dikurangi.

Area Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Tengah, Suyanto mengatakan pada September 2016, untuk wilayah Yogyakarta, Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi LPG 3 kg hingga 3% jika dibandingkan dengan rata-rata normal tahun 2016. Menurut pantauan tim Pertamina, hal tersebut dikarenakan meningkatnya kegiatan rumah tangga pada momen Idul Adha, dan tingginya tren seremoni keagamaan, seperti pernikahan pada bulan-bulan tertentu.

Guna mengantisipasi tren kenaikan konsumsi, sejak awal Oktober ini, Pertamina telah menyiapkan alokasi tambahan sejumlah 31.268 metrik ton atau tambahan sekitar 6,3% di Yogyakarta. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan kebutuhannya di lapangan. Bahkan pada minggu kedua Oktober, Pertamina kembali menyiapkan tambahan alokasi LPG di Yogyakarta hingga 5% atau sekitar 76.000 tabung.

Untuk memonitor ini, Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Hiswana Migas memastikan ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu terus mengupayakan pelaksanaan operasi pasar guna menjawab langsung keinginan masyarakat.

“Operasi pasar tersebut akan dilaksanakan serentak di 12 titik pada Minggu dan Senin (16-17 Oktober) dan menyasar berbagai daerah di Yogyakarta, di antaranya Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Sleman,” tuturnya.

Alokasi yang disiapkan pun di luar jumlah tambahan yang telah disebutkan sebelumnya, sejumlah 560 tabung per titik kegiatan operasi pasar. Pihaknya juga membuka layanan pengaduan untuk memastikan kenyamanan pelanggan, apabila masyarakat menemukan kendala terkait LPG maupun layanan dan produk Pertamina lainnya, dapat disampaikan kepada call center Pertamina 1-500-000 atau melalui email [email protected] dilengkapi dengan data pelaporan yang mendetail.

Jumlah pangkalan resmi bervariasi di tiap-tiap daerah, di Daerah Istimewa Yogyakarta ada 45 agen resmi yang menyalurkan LPG, baik subsidi maupun non subsidi, ke berbagai lokasi ke 4.087 pangkalan resmi. Apabila pelanggan ingin mendapatkan Harga Eceren Tertinggi (HET) yang sesuai dengan SK Gubernur, dianjurkan untuk melakukan pembelian melalui pangkalan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT HTGJ Ogah Dituding...
PT HTGJ Ogah Dituding Distribusikan Elpiji Oplosan, Dukung Investigasi Pertamina
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Prediksi Konsumsi Naik...
Prediksi Konsumsi Naik 5%, Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Saat Lebaran 2020
UMKM Serap 17 Persen...
UMKM Serap 17 Persen Elpiji 3 Kilogram
Pertamina Lakukan Penambahan...
Pertamina Lakukan Penambahan Fakultatif Kebutuhan LPG 3 Kg untuk Wilayah Jabodetabek
Orang Kaya Pakai Gas...
Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!
Berita Terkini
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
31 menit yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
2 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
10 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
10 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
10 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved