Kejahatan Illegal Fishing Dinilai Lebih Parah dari Korupsi

Kamis, 20 Oktober 2016 - 13:54 WIB
Kejahatan Illegal Fishing...
Kejahatan Illegal Fishing Dinilai Lebih Parah dari Korupsi
A A A
JAKARTA - Kepala Laboratorium Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Rimawan Pradiptyo mengatakan, kejahatan yang terjadi dari tindakan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing), jauh lebih parah dari korupsi. Sebab, dalam aksi illegal fishing tidak hanya ada korupsi, namun juga menyangkut beberapa tindak kejahatan lainnya.

Dia mengatakan, persoalan korupsi di Indonesia memang sangat parah. Namun, hal tersebut tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan kasus illegal fishing yang selama ini terjadi di wilayah perairan Indonesia.

"Jadi, masalahnya lebih kompleks daripada masalah korupsi itu sendiri. Karena masalahnya, begitu illegal fishing berarti itu ada namanya fraud, korupsi, money laundring, tapi juga masalah ada slavery atau perbudakan, smuggling, sampai masalah narkoba," katanya di Kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Menurutnya, kejahatan illegal fishing seharusnya sudah sejak dahulu menjadi fokus pemerintah. Sebab, dampaknya sangat luas dan masif. Sayangnya, aksi illegal fishing baru mendapat perhatian di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK), melalui aksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

"Yang sebelum eranya Pak Jokowi yang terjadi seolah kayak pembiaran (aksi illegal fishing). Sehingga banyak hal yang misalnya kapal eks asing, masalah perizinan yang banyak palsunya itu tidak pernah tertangani. Nah, ini kan pembiaran," imbuh dia.

Rimawan menilai, Indonesia tidak akan pernah mencapai kesejahteraan jika belum berdaulat untuk pengelolaan sumber daya alam (SDA). Karena itu, tindakan memerangi aksi illegal fishing harus terus dilakukan pemerintah.

"Jadi, tidak ada pilihan bagi kita selain menghadapi masalah illegal fishing, korupsi, dan berbagai macam kejahatan yang terkait dengan illegal fishing itu sendiri," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
16 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
30 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved