BBM Satu Harga, Luhut Jamin Pertamina Tak Akan Rugi

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 20:00 WIB
BBM Satu Harga, Luhut...
BBM Satu Harga, Luhut Jamin Pertamina Tak Akan Rugi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meyakini, PT Pertamina (Persero) tidak akan rugi dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menetapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di daerah Papua. Pasalnya, Pertamina akan bisa melakukan efisiensi dari berbagai lini.

Dia menambahkan, selama ini penjualan BBM sejatinya masih dimonopoli oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) migas tersebut. Sehingga, mantan Menkopolhukam ini yakin Pertamina tidak akan rugi dengan kebijakan tersebut.

"‎Enggak akan rugi (BBM satu harga). Saya kira kalau efisiensi di Pertamina itu pasti bisa. Karena praktis, monopoli masih di Pertamina kan. Papua hanya beberapa. Enggak banyak-banyak amat Papua itu," katanya di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (21/10/2016).

(Baca Juga: Rugi Jual BBM Satu Harga, Ini Permintaan Pertamina ke Pemerintah)

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini‎ memastikan, pemerintah akan selalu melakukan evaluasi berkala atas kebijakan tersebut. Menurutnya, kebijakan ini dikeluarkan karena Presiden Jokowi ingin memberikan hak yang sama untuk masyarakat Papua menikmati harga BBM yang murah.

"Kita lihat, kita akan evaluasi satu per satu. Tapi keinginan Presiden untuk memberkan hak yang sama untuk orang-orang yang jauh yang di daerah terpencil. Tinggal evaluasi satu-satu," tandasnya.

(Baca Juga: Demi BBM Satu Harga, Pertamina Rela Rugi Rp800 Miliar)

Sebelumnya, Pertamina menyatakan bahwa perseroan akan menanggung ongkos distribusi BBM ke Papua yang mencapai Rp800 miliar per tahun. Harga BBM di Papua dan sekitarnya diseragamkan dengan harga BBM non Jamali, yaitu Rp6.‎450 per liter untuk premium dan Rp5.150 per liter untuk harga solar.

"Ya kita kemarin sudah menyampaikan bahwa harus menyiapkan alokasi untuk wilayah Papua dan Papua Barat sekitar Rp800 miliar per tahun. Itu termasuk juga mendistribusikan melalui pesawat udara, moda darat, laut dan sungai," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Disubsidi Negara, Pertamina:...
Disubsidi Negara, Pertamina: BBM Indonesia Termurah di Dunia
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Lagi Mulai 1 Maret 2023
Bongkar Aksi Penimbunan,...
Bongkar Aksi Penimbunan, Pertamina dan Ditpolair Baharkam Polri Amankan Pasokan Solar Bersubsidi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved