Susi Sebut Illegal Fishing Bikin Anak Indonesia Kurang Gizi

Kamis, 03 November 2016 - 12:36 WIB
Susi Sebut Illegal Fishing...
Susi Sebut Illegal Fishing Bikin Anak Indonesia Kurang Gizi
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan bahwa kegiatan penangkapan ikan secara ilegal (illegal unreported unregulated/IUU fishing) telah membuat anak-anak Indonesia lahir kuntet (stunting). Pasalnya, anak-anak yang lahir kekurangan gizi diakibatkan lantaran jarang makan ikan.

(Baca Juga: Menteri Susi Berhasil Bikin 10.000 Kapal Asing Kabur dari RI)

‎Dia mengatakan, selama puluhan tahun lamanya pelaku illegal fishing mencuri ikan di laut Indonesia, dan membawanya ke negara mereka. Sementara masyarakat Indonesia, yang seharusnya menikmati kekayaan sumber daya laut di Tanah Air harus gigit jari karena ikan telah habis dicuri kapal-kapal eks asing.

"10 tahun terakhir hasil sensus menunjukkan satu dari tiga anak Indonesia lahir and growing stunt atau kuntet. Kalau fisik saja sudah kuntet, karena makanan protein kurang. Dari 10 tahun sensus tadi, konsumsi ikan nasional rendah," katanya di Forum BUMN 2016 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Mantan Bos Susi Air ini menginginkan agar kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia ‎dapat ditingkatkan. Oleh karena itu, konsumsi ikan pun kedepannya harus terus meningkat. "‎Kita juga tahu stunting index mengatakan SDM Indonesia kualitasnya harus ditingkatkan. ‎Kita ingin 10 tahun ke depan konsumsi ikan meningkat," imbuh dia.

Salah satu yang dilakukan, sambung Susi, dengan melakukan pemberantasan terhadap kapal-kapal pelaku IUU fishing. Sebab, dengan pemberantasan‎ IUU fishing maka pemerintah telah memberikan satu landasan untuk meningkatkan konsumsi ikan.

"Jadi selain GDP (Gross Domestic Product) perikanan meningkat jadi 8,96%, tapi masih jauh di atas rata-rata PDB nasional dibandingkan dengan sektor lain jelas jauh memimpin. Saat semua slowing, perikanan jadi satu-satunya sektor yang diandalkan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
18 menit yang lalu
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
2 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
2 jam yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved