Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:33 WIB
loading...
Heboh Surat Dinas ke...
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. FOTO/Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membatalkan rencana kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) setelah surat pengurusan visa yang mencantumkan nama istri dan anaknya menghebohkan publik. Dody mengklaim pencantuman anggota keluarganya dalam dokumen tersebut semata-mata untuk kepentingan administrasi pengurusan visa dan bukan berarti menggunakan anggaran negara.

"Itu kan proses permintaan visa saja. Cuma saya juga agak bingung kenapa kemudian saya dituduh memakai anggaran negara. Karena saya sempat baca Pak Sekjen itu bersurat lagi ke Pak Mensesneg, nama-nama orang yang dibiayai oleh APBN atas perjalanan itu, nama saya pun enggak ada," kata Dody Hanggodo saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Dody menjelaskan dirinya tidak mengetahui secara rinci penyusunan dokumen permohonan visa yang beredar di publik. Menurut dia, surat tersebut merupakan bagian dari proses administrasi yang dikoordinasikan langsung antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Luar Negeri sehingga tidak melalui persetujuannya.


Ia juga mengaku belum membahas polemik tersebut dengan Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto. Menurut Dody, persoalan itu tidak perlu diperpanjang karena rencana keberangkatannya ke Amerika Serikat telah dibatalkan. "Saya sudah nnggak jadi berangkat, terus apalagi yang mau dibicarakan sama Pak Sekjen? Nggak ada lagi gunanya kan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Rekomendasi
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Berita Terkini
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved