Menteri PPN Nilai Ekonomi RI Turun Akibat Pemotongan Anggaran

Selasa, 08 November 2016 - 11:51 WIB
Menteri PPN Nilai Ekonomi...
Menteri PPN Nilai Ekonomi RI Turun Akibat Pemotongan Anggaran
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, wajar jika pertumbuhan ekonomi kuartal III/2016 agak menurun dibanding kuartal sebelumnya. Hal ini lantaran adanya cut budget (pemotongan anggaran) pemerintah jilid 2 yang dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurutnya, pada kuartal II/2016, pengeluaran pemerintah agak kencang. Terlebih lagi untuk mengebut proyek infrastruktur pemerintah. "Ya mungkin waktu triwulan II, pengeluaran pemerintahnya agak kencang, dan itu di triwulan III ada pengaruh dari budget cut juga, jadi kita merasakan ya agak turun," katanya dalam seminar Indonesia Naik Kelas bersama KORAN SINDO dan SINDOnews di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Kemudian, kondisi global belum ada perubahan dan mitra-mitra dagang internasional Indonesia masih belum stabil termasuk kondisi ekonomi. "Pastinya, saya harus lihat dulu komponen-komponennya. Apa saja yang mendorong. Biasanya kita lihat konsumsi, kalau konsumsi kisaran saya masih 5% ya, harusnya," kata dia.

Bambang menuturkan, yang harus digenjot saat ini adalah investasi. Namun, untuk sektor lain yakni perdagangan ekspor belum bisa diharapkan.

"Maka konsumsi yang hanya bisa dijaga. Jadi, kalau mau mendorong perekonomian agak tinggi harus di investasi, investasi kan juga mengharapkan PMA masuk, PMDN-nya juga masuk mungkin masih agak sulit dengan kondisi global yang belum menentu kayak sekarang," kata dia.

Sampai akhir tahun, kata mantan Menkeu ini, masih optimistis pertumbuhan ekonomi secara full year ada di kisaran 5%-5,1%. "Kisaran itu bisa kita genjot, karena akhir tahun biasanya konsumsi masyarakat meningkat,"‎ pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
9 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
27 menit yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
52 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
1 jam yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved